Connect with us

Otomotif

Mudik Pakai Mobil Listrik? Ini Hal yang Harus Disiapkan Biar Perjalanan Lancar

Simak 9 tips mudik nyaman pakai mobil listrik, mulai dari cek baterai hingga rute SPKLU, agar perjalanan Lebaran 2025 aman, hemat, dan tanpa drama.

Logompn

Published

on

Mudik pakai mobil listrik ini hal yang harus disiapkan biar perjalanan lancar
Mudik Pakai Mobil Listrik? Ini Hal yang Harus Disiapkan Biar Perjalanan Lancar. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 27 Maret 2025 - Mudik Lebaran selalu jadi momen spesial buat banyak orang di Indonesia.

Tapi kalau kamu pakai mobil listrik, mungkin sempat kepikiran, “Bisa nggak ya sampai tujuan tanpa drama kehabisan baterai?” Jawabannya: bisa banget, asal tahu cara nyiapinnya!

Sekarang, infrastruktur buat mobil listrik udah jauh lebih siap. SPKLU alias Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum udah tersebar di banyak rest area tol dan tempat wisata, bahkan sampai ke Candi Borobudur dan Prambanan.

Jadi, kamu bisa tenang kalau mau mudik dari Jakarta ke Surabaya atau bahkan sampai Bali sekalipun.

Tapi tetap aja, beda dari mobil konvensional, ada beberapa hal yang perlu ekstra perhatian sebelum kamu melaju pakai EV kesayangan.

Nah, di artikel ini, kita bakal bahas 9 tips paling penting biar perjalanan jauh kamu lancar, hemat, dan nyaman pakai mobil listrik, seperti dikutip MPN Indonesia dari laman resmi PT PLN.

Persiapan Fisik & Kendaraan Itu Wajib Banget

Sebelum mikirin soal baterai atau SPKLU, hal pertama yang nggak boleh dilupain adalah kondisi tubuh kamu sendiri.

Jangan maksa nyetir kalau badan lagi capek atau kurang tidur. Begitu juga dengan rombongan, semua harus fit supaya perjalanan lebih nyaman dan aman.

Selain fisik, pastikan mobil listrik kamu dalam kondisi top form. Lakukan pengecekan menyeluruh, entah itu mandiri atau di bengkel resmi.

Baca Juga:  Kunjungan Wisata ke Puncak Turun 20% Dibanding Lebaran Tahun Lalu

Mulai dari sistem kelistrikan, tekanan ban, hingga rem, semua harus dicek.

Perangkat pendukung seperti kabel charger, adaptor, atau alat monitoring baterai juga wajib dibawa dan diperiksa.

Hitung Jarak vs Daya Baterai Sebelum Jalan

Beda dari mobil BBM yang tinggal isi bensin, mobil listrik harus kamu perhitungkan kapasitas baterainya.

Ini penting banget buat tahu seberapa jauh kamu bisa melaju sebelum butuh isi daya lagi.

Perkirakan juga konsumsi daya berdasarkan kondisi jalan dan kecepatan rata-rata selama perjalanan.

Kalau kamu belum terlalu hafal kemampuan mobil kamu, coba gunakan aplikasi bawaan mobil listrik atau aplikasi pengisian daya.

Biasanya aplikasi ini bisa kasih informasi soal jarak tempuh yang tersisa dan lokasi SPKLU terdekat.

Jangan lupa atur titik-titik pemberhentian sesuai dengan kapasitas baterai agar nggak panik di tengah jalan.

Rute, SPKLU, dan Akses Internet: Rencana Itu Kunci

Mau perjalanan bebas drama? Rencanain rute kamu dari awal! Ini bukan cuma soal lewat jalan mana, tapi juga di mana kamu akan berhenti, isi daya, dan istirahat.

Banyak aplikasi EV sekarang bisa bantu bikin rute otomatis lengkap dengan titik pengisian daya yang cocok buat kendaraan kamu.

Selain itu, koneksi internet yang stabil juga penting banget. Kamu butuh akses buat buka aplikasi, navigasi, dan bayar pengisian baterai via e-wallet.

Kalau sinyal putus, bisa kacau semua rencana. Jadi pastikan juga kamu punya kuota cukup dan kalau bisa bawa modem atau kartu SIM cadangan buat jaga-jaga.

Jangan Lupa Siapkan Saldo E-wallet & Cadangan Daya

Kamu mungkin nggak sadar, tapi e-wallet dan ponsel itu senjata utama pas mudik pakai mobil listrik.

Soalnya hampir semua pembayaran pengisian daya di SPKLU sekarang dilakukan lewat dompet digital. Jadi, pastikan saldonya cukup, bahkan lebihin sedikit buat jaga-jaga.

Baca Juga:  Cara Mudah Menjaga Kue Lebaran Tetap Awet, Renyah, dan Lezat!

Selain itu, jangan sampai ponsel kamu lowbat di tengah perjalanan.

Kamu butuh HP buat ngecek aplikasi charging, navigasi, komunikasi darurat, sampai akses call center kalau terjadi masalah.

Biar lebih aman, bawa powerbank dengan kapasitas besar dan pastikan juga ada colokan charger aktif di mobil. Gak ada sinyal + HP mati = mimpi buruk di jalan!

Hemat Energi? Gunakan Teknik Berkendara Cerdas

Kalau kamu pengen maksimalin daya baterai, ada cara nyetir yang bisa bikin mobil listrik kamu lebih irit.

Pertama, hindari akselerasi mendadak. Coba bayangin ada telur di bawah pedal gas, tekan pelan dan stabil biar daya nggak terbuang sia-sia. Mobil listrik punya tenaga instan, tapi bukan berarti harus selalu kamu geber, kan?

Selain itu, manfaatkan fitur regenerative braking. Ini fitur yang bisa balikin energi ke baterai saat kamu lepas pedal gas atau ngerem.

Beberapa mobil bahkan punya mode “one-pedal driving” yang bikin kamu bisa nyetir cuma pakai pedal akselerasi doang—remnya jarang banget dipake.

Jangan lupa aktifkan Eco Mode, ya! Mode ini biasanya akan mengurangi performa dan respons pedal gas, tapi hasilnya, baterai lebih awet. Buat perjalanan jauh, fitur ini bisa jadi penyelamat jarak tempuh kamu.

Kecepatan dan Tekanan Ban Juga Berpengaruh Loh

Fakta menarik: semakin cepat kamu melaju, semakin boros daya baterai yang kamu pakai. Mobil listrik paling efisien di kecepatan sedang.

Jadi kalau bisa, hindari ngebut di atas 100 km/jam apalagi di jalan tol yang sepi. Cukup melaju stabil, dan kamu bisa hemat banyak daya.

Terus, jangan remehkan tekanan ban. Ban yang kempes bikin mobil lebih berat buat jalan, dan itu artinya butuh lebih banyak daya. Sebelum berangkat, pastikan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrik.

Banyak mobil listrik sekarang sudah punya sensor tekanan ban otomatis di layar dashboard, jadi tinggal cek aja. Tapi kalau belum ada, bawa alat pengukur tekanan ban juga gak ada salahnya.

Baca Juga:  Amankah Mengecas Mobil Listrik Saat Hujan? Begini Faktanya

Makanan & Minuman Disiapkan, Biar Gak Banyak Berhenti

Perjalanan jauh, apalagi mudik bareng keluarga, pasti butuh asupan. Tapi kalau kamu harus sering berhenti cuma buat beli makan atau minum, itu bisa nguras waktu dan daya baterai.

Makanya, siapkan makanan dan minuman dari rumah. Pilih yang simpel, tahan lama, dan mudah dikonsumsi di dalam mobil.

Bekal kayak ini bukan cuma bikin kamu lebih hemat waktu, tapi juga bikin perjalanan lebih efisien.

Nggak perlu lagi bingung cari rest area yang jual makanan enak atau ngantri lama di restoran.

Plus, kamu juga bisa atur waktu istirahat lebih fleksibel, nggak harus ikut arus orang lain yang sama-sama berhenti di jam makan.

Emergency Tools Itu Life Saver

Namanya juga perjalanan jauh, kamu harus siap dengan segala kemungkinan. Alat darurat itu wajib hukumnya di mobil listrik, apalagi buat mudik. Beberapa item yang harus kamu bawa:

  • Ban serep dan dongkrak
  • Segitiga pengaman
  • Cairan penambal ban
  • Kotak P3K
  • Kartu tol dengan saldo cukup
  • Kabel charger cadangan
  • Nomor call center produsen mobil listrik kamu

Alat-alat ini mungkin jarang terpakai, tapi ketika dibutuhkan, bisa jadi penyelamat utama. Jangan tunggu kejadian nggak enak dulu baru nyesel gak bawa.

Istirahat Kalau Capek, Jangan Dipaksain!

Tips terakhir ini nggak kalah penting. Meski mobil listrik kamu siap tempur, kondisi kamu sebagai pengemudi tetap nomor satu.

Kalau capek, ngantuk, atau pegal, langsung cari tempat buat istirahat.

Banyak rest area sekarang udah punya fasilitas lengkap, dari SPKLU sampai tempat sholat dan ruang istirahat.

Jangan pernah paksain diri buat terus jalan demi cepat sampai. Ingat, mudik itu soal kebersamaan dan keselamatan.

Lebih baik sampai sedikit lebih lama tapi selamat, daripada maksa ngebut tapi jadi bahaya.

Dengan persiapan yang matang dan tips-tips di atas, mudik Lebaran pakai mobil listrik bukan cuma mungkin, tapi juga bisa jadi pengalaman paling nyaman dan seru.

Yuk, siapin semua dari sekarang dan nikmati perjalanan mudik kamu bareng keluarga tanpa khawatir soal daya dan keamanan!

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending