Connect with us

Otomotif

Penjualan Mobil Listrik Tembus 82.525 Unit hingga November 2025, BYD Dominasi Pasar

Penjualan mobil listrik Indonesia mencapai 82.525 unit sepanjang Januari-November 2025. BYD memimpin pasar, disusul Denza dan Chery, berdasarkan data wholesale Gaikindo.

Logompn

Published

on

Penjualan mobil listrik tembus 82.525 unit hingga november 2025, byd dominasi pasar
Ilustrasi Penjualan Mobil Listrik. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 23 Desember 2025 - Penjualan mobil listrik di Indonesia mencatatkan capaian signifikan sepanjang Januari hingga November 2025 dengan total distribusi mencapai 82.525 unit.

Angka tersebut berasal dari data wholesale atau distribusi dari pabrikan ke dealer dan menyumbang 11,62 persen dari total penjualan mobil nasional yang mencapai 710.084 unit.

Dikutip MPN Indonesia dari laman gaikindo.or.id pada Selasa (23/12), kontribusi terbesar penjualan mobil listrik selama periode tersebut datang dari BYD yang mencatatkan distribusi sebanyak 40.151 unit.

Sub-merek premiumnya, Denza, menyusul dengan capaian 7.176 unit, sementara Chery menempati posisi berikutnya dengan total 7.065 unit.

Ketiga merek ini menjadi penggerak utama pertumbuhan pasar mobil listrik nasional selama 11 bulan pertama 2025.

Dominasi BYD dan Performa Model Terlaris

Secara model, BYD Atto 1 menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia dengan distribusi mencapai 17.729 unit.

Capaian ini terbilang menonjol karena model tersebut baru mulai didistribusikan pada Oktober 2025.

BYD Atto 1 diposisikan sebagai city car berukuran kecil dengan harga paling rendah di jajaran produk BYD.

Selain Atto 1, BYD M6 mencatatkan distribusi sebesar 9.926 unit dan menempati posisi kedua mobil listrik terlaris.

Denza D9, yang berada di segmen MPV premium, mencatatkan distribusi sebanyak 7.176 unit.

Sejumlah model lain yang masuk dalam jajaran 10 besar mobil listrik terlaris selama periode Januari-November 2025 antara lain BYD Sealion 7, Chery iCar 03, Wuling BinguoEV, dan Wuling Air EV.

Sementara itu, model Jaecoo J5 belum berhasil menembus 10 besar meskipun sempat menarik perhatian publik karena harganya mendekati kategori low cost green car (LCGC).

Baca Juga:  BYD Hadirkan Mobil Listrik Baru, Jarak Tempuh Tembus 520 Km

Sepanjang periode tersebut, Jaecoo J5 mencatatkan total distribusi sebanyak 653 unit.

Tren Penjualan Bulanan Mobil Listrik

Dari sisi performa bulanan, penjualan mobil listrik menunjukkan tren penurunan dalam dua bulan terakhir.

Pada Oktober 2025, distribusi mobil listrik tercatat sebesar 13.862 unit, kemudian turun menjadi 13.390 unit pada November 2025.

Meski mengalami penurunan secara bulanan, total distribusi selama 11 bulan tetap menunjukkan pertumbuhan yang positif bagi industri otomotif nasional, khususnya pada segmen kendaraan listrik.

Segmen MPV Masih Jadi Pilihan Konsumen

Minat konsumen Indonesia terhadap segmen MPV masih terlihat kuat di pasar mobil listrik.

Hal ini tercermin dari capaian BYD M6 yang menjadi mobil listrik terlaris kedua dengan total distribusi 9.926 unit.

Kehadiran Denza D9 dengan total distribusi 7.176 unit juga memperkuat pilihan konsumen di segmen MPV, khususnya kelas premium.

Di sisi lain, kehadiran berbagai model dari segmen SUV hingga city car seperti BYD Sealion 7, Chery iCar 03, Wuling BinguoEV, dan Wuling Air EV menunjukkan semakin beragamnya pilihan kendaraan listrik yang tersedia di pasar Indonesia.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending