Connect with us

Politik

Bahlil Lahadalia Dipilih Presiden Prabowo sebagai Ketua Satgas Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional

Presiden Prabowo Subianto menunjuk Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Satgas Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional melalui Keppres 1/2025.

Actress 1299250

Published

on

Bahlil Lahadalia Dipilih Presiden Prabowo sebagai Ketua Satgas Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional
Bahlil Lahadalia Dipilih Presiden Prabowo sebagai Ketua Satgas Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional. Gambar: Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto

MPN Indonesia 10 Januari 2025 - Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional.

Penunjukan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 3 Januari 2025 di Jakarta.

Pembentukan Satgas ini bertujuan mempercepat hilirisasi serta memastikan ketahanan energi nasional melalui pengelolaan sumber daya yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Tujuan Pembentukan Satgas

Berdasarkan beleid tersebut, terdapat dua tujuan utama pembentukan Satgas ini:

  • Mendorong Percepatan Hilirisasi: Hilirisasi akan difokuskan pada berbagai sektor strategis seperti mineral dan batu bara, minyak dan gas bumi, pertanian, kehutanan, serta kelautan dan perikanan. Langkah ini bertujuan meningkatkan nilai tambah produk di dalam negeri.
  • Mempercepat Ketahanan Energi Nasional: Satgas akan memastikan ketersediaan energi dari berbagai sumber, termasuk minyak, gas bumi, batu bara, hingga energi terbarukan, untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Struktur Organisasi Satgas

Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional memiliki struktur organisasi yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua di berbagai bidang, Sekretaris, Anggota, Anggota Pelaksana, dan Sekretariat.

Semua anggota Satgas bertanggung jawab langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua, Bahlil Lahadalia memimpin koordinasi antarkementerian dan lembaga terkait, memberikan rekomendasi kebijakan, serta memastikan implementasi sesuai arahan yang ditetapkan.

Struktur lengkap kepemimpinan Satgas ini meliputi:

  • Ketua: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
  • Wakil Ketua Bidang Kemudahan Berusaha dan Percepatan Hilirisasi: Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
  • Wakil Ketua Bidang Penyediaan Lahan: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional
  • Wakil Ketua Bidang Pertanian: Menteri Pertanian
  • Wakil Ketua Bidang Hilirisasi Kehutanan: Menteri Kehutanan
  • Wakil Ketua Bidang Hilirisasi Kelautan dan Perikanan: Menteri Kelautan dan Perikanan
  • Wakil Ketua Bidang Dukungan Kebijakan: Menteri Sekretariat Negara
Baca Juga:  Bill Gates Tiba di Istana, Disambut Langsung oleh Presiden Prabowo

Selain itu, anggota Satgas melibatkan menteri-menteri terkait, seperti Menteri Perindustrian, Menteri Keuangan, Menteri BUMN, hingga Kepala Kepolisian RI.

Wewenang dan Tanggung Jawab Satgas

Bahlil Lahadalia beserta anggota Satgas memiliki wewenang strategis dalam mengoordinasikan langkah-langkah percepatan hilirisasi dan ketahanan energi nasional.

Mereka juga bertugas memberikan rekomendasi kebijakan yang harus ditindaklanjuti oleh kementerian, lembaga pemerintah, hingga pemerintah daerah.

Dalam pelaksanaannya, Satgas akan memastikan sektor strategis berjalan sesuai rencana untuk menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Selain itu, mereka berperan dalam memitigasi tantangan yang dapat menghambat pelaksanaan hilirisasi serta penguatan ketahanan energi nasional.

Trending