Connect with us

Politik

Bupati Buton Dilaporkan Hilang, Ternyata Dinas 20 Hari di Jakarta

Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra dilaporkan hilang setelah 20 hari tak terlihat.

Logompn

Published

on

Bupati buton dilaporkan hilang, ternyata dinas 20 hari di jakarta
Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra. Gambar: Instagram/@alvinakawijayaputra

MPN Indonesia 23 September 2025 - Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, dilaporkan ke pihak kepolisian sebagai orang hilang setelah tidak diketahui keberadaannya selama 20 hari.

Laporan ini diajukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang mengatasnamakan diri sebagai Rakyat Buton.

Surat tanda bukti pengaduan diterbitkan pada Kamis (18/9), menyatakan bahwa posisi bupati tidak jelas dan sulit ditemui saat hendak menyampaikan aspirasi.

Ketua Komisariat HMI Buton, Yusmiati, menjelaskan bahwa laporan tersebut dibuat setelah beberapa kali aksi demonstrasi yang tidak direspons langsung oleh bupati.

“Banyak persoalan yang hendak kami pertanyakan, tapi tiga kali kami melakukan demonstrasi, Pak Bupati tidak menemui kami,” kata Yusmiati kepada wartawan, Minggu (21/9).

Penjelasan Bupati Alvin terkait Ketidakhadirannya

Menanggapi laporan tersebut, Alvin Akawijaya Putra menjelaskan bahwa dirinya sedang menjalankan tugas perjalanan dinas di Jakarta selama 20 hari.

“Saya dua minggu hari kerja di Jakarta, sebenarnya 20 hari, terus 4 sampai 6 hari, kan Sabtu-Minggu kita perhitungkan juga,” ujar Alvin kepada wartawan, Minggu (21/9).

Ia mengaku baru kembali ke Buton pada Sabtu malam (20/9).

Selama berada di Jakarta, Alvin menyebutkan bahwa ia mengunjungi sejumlah kementerian untuk melakukan koordinasi terkait program pemerintah daerah.

Salah satu kunjungan tersebut adalah ke Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU).

“Alhamdulillah saya sudah ke Dirjen Bina Marga, saya sudah diminta beliau, bahwa kami mendapatkan bantuan peningkatan jalan di Stadion 2,” ujarnya.

Agenda Bupati di Yogyakarta

Selain kegiatan di Jakarta, Alvin juga menghadiri agenda akademik di Yogyakarta.

Ia menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM).

Baca Juga:  Susi Pudjiastuti Resmi jadi Komisaris Utama Independen Bank BJB

“Kan ada mahasiswa Fakultas Pertanian UGM di sini, kita melakukan MoU di UGM, sekitar dua tiga hari kita di situ, karena kami juga menyesuaikan tiket,” ungkapnya.

Setelah dari Yogyakarta, Alvin kembali ke Jakarta untuk bertemu dengan Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik.

Dalam penjelasannya, Alvin menepis tuduhan bahwa dirinya menghilang dari tanggung jawab sebagai kepala daerah.

“Setelah dari UGM saya kembali ke Jakarta bertemu Dirjen Otda Kemendagri. Jadi jangan anggap saya hanya menghilang,” ujarnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending