Connect with us

Politik

Dino Patti Djalal: Presiden Prabowo Realistis soal Gabung Board of Peace

Prabowo Subianto dinilai memiliki pendekatan yang realistis soal keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza.

Logompn

Published

on

Dino Patti Djalal Presiden Prabowo Realistis soal Gabung Board of Peace
Dino Patti Djalal: Presiden Prabowo Realistis soal Gabung Board of Peace | Gambar: Instagram/@sekretariat.kabinet

MPN Indonesia 5 Februari 2026 - Prabowo Subianto dinilai memiliki pendekatan yang realistis soal keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza.

Penilaian ini disampaikan oleh mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, usai mengikuti pertemuan dengan Prabowo bersama para tokoh diplomasi, eks menteri luar negeri, dan pimpinan Komisi I DPR RI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2).

“Kesan saya adalah, Beliau, Presiden Prabowo itu, mempunyai pendekatan yang realistis. Realistis dalam arti apa? Sekarang ini memang satu-satunya opsi di atas meja adalah mengenai Board of Peace,” kata Dino kepada wartawan usai pertemuan.

Dino: RI Terbuka untuk Keluar jika Tak Sejalan

Dino menyampaikan bahwa Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia untuk mundur dari Board of Peace jika keikutsertaan tersebut tidak lagi selaras dengan prinsip dasar RI.

“Yang saya paling suka dan ini align juga dengan posisi Foreign Policy Community of Indonesia adalah bahwa kita masuk dengan hati-hati dan terus berpegang pada opsi untuk bisa keluar kalau ini bertentangan dengan prinsip kita dan kepentingan kita,” tegasnya.

“Ini berkali-kali Beliau tekankan. Beliau tidak akan ragu, termasuk kalau yang lain tetap masuk,” tambahnya.

Ia menyebut bahwa Board of Peace saat ini merupakan satu-satunya alternatif yang memungkinkan untuk mendorong gencatan senjata di Gaza.

“Kan tidak ada opsi lain, dan faktanya adalah BOP ini yang menjadi bagian dari solusi untuk menghentikan, gencatan senjata, walaupun sampai sekarang masih dilanggar oleh Israel,” ungkapnya.

Prabowo Terbuka Menerima Masukan

Menurut Dino, Prabowo menunjukkan sikap terbuka dalam mendiskusikan berbagai risiko dan skenario politik ke depan.

Baca Juga:  Daftar Lengkap 10 Tokoh yang Dapat Gelar Pahlawan Nasional

“Diskusi ini tidak ada batasannya, tidak ada dibilang kita tidak boleh nanya ini, tidak boleh nanya itu. Tapi sangat terbuka dan diskusi ini dua arah, jadi bukan satu arah,” ujar Dino.

“Waktu diskusi ini banyak dibahas mengenai risiko, banyak dibahas mengenai opsi, banyak dibahas mengenai ranjau, dan skenario-skenario yang bisa dihadapi Indonesia ke depan yang membahayakan juga. Nah, semua ini beliau tampung dan beliau respons,” tambahnya.

Dino: Bukan Obat Ampuh

Dino menyebut bahwa Board of Peace merupakan eksperimen yang belum tentu berhasil. Prabowo, kata Dino, juga telah mengetahui hal tersebut.

“Tapi intinya ini adalah suatu eksperimen, dan bukan obat yang ampuh yang bisa menyembuhkan segala penyakit. Dan saya melihat Beliau realistis mengenai hal itu,” kata dia.

“Beliau melihat ini ada risikonya. Tentu risiko terbesar adalah Israel, karena Israel mempunyai pengaruh yang besar sekali terhadap Trump,” tambahnya.

Dino juga menekankan bahwa banyak faktor dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan inisiatif ini, antara lain Amerika Serikat, Israel, kondisi di lapangan, Hamas, serta dinamika negara-negara peserta.

Meskipun demikian, ia menyatakan pentingnya Indonesia untuk tetap aktif dalam proses ini dengan memahami semua risiko yang ada.

(AKM/NID/RAD)

Trending