Connect with us

Politik

Djamari Chaniago Resmi Menjabat sebagai Menko Polkam

Prabowo melantik Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9).

Logompn

Published

on

Djamari chaniago resmi menjabat sebagai menko polkam
Djamari Chaniago Resmi Menjabat sebagai Menko Polkam | Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 17 September 2025 - Presiden Prabowo Subianto melantik Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/9) sore.

Djamari menggantikan Budi Gunawan yang sebelumnya dicopot dari jabatan tersebut dalam reshuffle Kabinet Merah Putih pertama yang digelar Senin (8/9).

Pelantikan ini mengisi kekosongan posisi Menko Polkam yang sempat dijabat ad interim oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Proses pengangkatan menteri baru tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 96P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.

Ucap Sumpah Jabatan

Upacara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga tinggi negara, serta pejabat TNI dan Polri.

Prabowo sendiri mendiktekan sumpah jabatan yang diikuti oleh Djamari dan pejabat lainnya.

“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Prabowo yang diikuti Djamari dan sejumlah tokoh lain yang dijabat.

“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” sambung dia.

Riwayat Karier Djamari Chaniago

Djamari Chaniago merupakan purnawirawan jenderal TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir letnan jenderal (bintang tiga).

Ia merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) tahun 1971. Dalam jenjang karier militer, Djamari pernah menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) periode 1998–1999.

Djamari sempat menjabat Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat periode 1999–2000 serta Kepala Staf Umum TNI periode 2000–2004.

Baca Juga:  Ini Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang jadi Kepala BGN

Djamari juga pernah menjadi anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang memutuskan Prabowo Subianto terbukti melakukan pelanggaran dalam operasi penculikan aktivis 1997–1998.

Dalam keputusannya, DKP memberhentikan Prabowo Subianto dari dinas ABRI pada 1998.

Berdiri di Samping Erick Thohir hingga Ahmad Dofiri

Dalam prosesi pelantikan, Djamari berdiri di samping Erick Thohir, Muhammad Qodari, Komjen (Purn) Ahmad Dofiri, dan Angga Raka Prabowo.

Keputusan pengangkatan dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti.

Setelah pembacaan sumpah, acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo dan para tamu undangan.

(AKM/NID/RAD)

Trending