Connect with us

Politik

Giring Ganesha Terpilih sebagai Wakil Menteri Kebudayaan Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan susunan Kabinet Merah Putih 2024-2029 dengan Giring Ganesha sebagai Wakil Menteri Kebudayaan.

Adinda

Published

on

Giring Ganesha Terpilih sebagai Wakil Menteri Kebudayaan Kabinet Merah Putih Prabowo Gibran
Giring Ganesha Terpilih sebagai Wakil Menteri Kebudayaan Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran. Gambar : Dok. Arif Julianto/Okezone

MPN Indonesia 21 Oktober 2024 - Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan susunan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029, dengan Giring Ganesha ditunjuk sebagai Wakil Menteri (Wamen) Kebudayaan.

Pengumuman ini dilakukan pada Minggu (20/10) malam di Istana Kepresidenan Jakarta.

Dalam pengumuman tersebut, Prabowo didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Pengumuman Kabinet di Istana Kepresidenan

Pengumuman susunan kabinet ini menandai dimulainya pemerintahan Prabowo-Gibran.

Giring Ganesha akan mendampingi Fadli Zon, yang telah ditunjuk sebagai Menteri Kebudayaan di kabinet baru ini.

Giring, yang sebelumnya dikenal sebagai vokalis band Nidji, kini memiliki peran penting dalam pengembangan kebudayaan nasional.

Pada malam pengumuman, para calon menteri dan wakil menteri mulai berdatangan ke Istana Negara sekitar pukul 19.15 WIB.

Mereka telah mengikuti berbagai proses seleksi dan pembekalan sejak pekan sebelumnya, yang dimulai dengan pemanggilan ke kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan.

Lebih dari 100 nama dipanggil dalam proses ini, di mana mereka mengikuti seleksi intensif yang berujung pada penunjukan resmi.

Latar Belakang Giring Ganesha

Giring Ganesha bukanlah sosok baru di dunia politik. Ia merupakan anggota Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum PSI dari 2019 hingga 2023.

Di luar politik, Giring dikenal luas sebagai seorang musisi, terutama melalui perannya sebagai vokalis grup band Nidji.

Sejak mengundurkan diri sebagai Ketua Umum PSI, posisinya di partai tersebut telah digantikan oleh Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo.

Sebagai Wakil Menteri Kebudayaan, ia akan bekerja sama dengan Fadli Zon untuk mengimplementasikan program-program pemerintah yang bertujuan memajukan sektor kebudayaan.

Baca Juga:  Prabowo Kasih Ultimatum ke Menteri PU Buat Bereskan Tumpukan Sampah di Bantar Gebang

Proses Seleksi dan Pembekalan Menteri

Sebelum pengumuman Kabinet Merah-Putih, Prabowo telah memanggil sejumlah calon menteri dan wakil menteri untuk menjalani proses pembekalan atau yang dikenal dengan Hambalang Retreat.

Kegiatan pembekalan ini berlangsung pada Kamis-Jumat pekan lalu di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor.

Selanjutnya, para menteri dan wakil menteri yang terpilih akan kembali menjalani pembekalan lebih lanjut di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, yang dijadwalkan berlangsung pada 23-27 Oktober 2024.

Pemerintahan Prabowo-Gibran Dimulai

Pelantikan Prabowo Subianto sebagai Presiden dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden telah dilangsungkan sebelumnya dalam Sidang Umum Paripurna MPR pada Minggu (20/10). P

rabowo, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pertahanan dalam kabinet Presiden Joko Widodo, kini memulai perannya sebagai Presiden Republik Indonesia.

Di sisi lain, Gibran Rakabuming Raka mencatat sejarah sebagai Wakil Presiden termuda Indonesia setelah dilantik pada usia 37 tahun.

Sebagai putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran juga membawa pengalaman politiknya sebagai Wali Kota Solo sebelum menduduki jabatan Wakil Presiden.

Tugas Giring Ganesha sebagai Wakil Menteri Kebudayaan

Dalam perannya sebagai Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha diharapkan dapat berkontribusi dalam memajukan kebudayaan nasional dengan pendekatan inovatif dan modern.

Tantangan yang dihadapi Giring mencakup peningkatan daya saing kebudayaan Indonesia di kancah internasional, pelestarian budaya tradisional, serta pengembangan seni dan budaya di era digital.

Kerja sama antara Giring dan Fadli Zon sebagai Menteri Kebudayaan akan menjadi kunci dalam menjalankan agenda kebudayaan pemerintah.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat program-program yang mendukung pelestarian warisan budaya Indonesia, serta mengembangkan kebijakan yang inklusif bagi seluruh elemen masyarakat.

Dengan pengalaman politiknya di PSI dan latar belakangnya di industri kreatif, Giring Ganesha memiliki potensi untuk membawa angin segar dalam upaya pemerintah mengelola sektor kebudayaan.

Baca Juga:  Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar Aturan akibat Bencana di Sumatra

Trending