Politik
Kejagung Geledah Rumah Eks Menteri LHK Siti Nurbaya
Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah rumah mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Siti Nurbaya Bakar.
MPN Indonesia 31 Januari 2026 - Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah rumah mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Siti Nurbaya Bakar.
Penggeledahan dilakukan Kejagung di beberapa lokasi pada Rabu (28/1) hingga Kamis (29/1), termasuk kediaman pribadi Siti Nurbaya.
Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Syarief Sulaeman Nahdi, membenarkan penggeledahan tersebut.
“Jadi, yang pertama, saya benarkan dulu bahwa memang ada penggeledahan ya, beberapa waktu lalu. Itu di beberapa tempat. Mungkin salah satunya di rumah yang disebutkan tadi,” kata dia kepada wartawan di Kejagung, Jumat (30/1).
“Ada beberapa yang nanya ke saya, ‘apakah itu masalah tata kelola tambang?’ itu bukan. Itu adalah penyidikan tata kelola kebun dan industri sawit,” tambah dia.
Kejagung Pernah Datangi Kantor Dirjen Planologi
Selain kediaman mantan Menteri KLHK Siti Nurbaya, penyidik sebelumnya juga mendatangi kantor Direktorat Jenderal Planologi Kementerian Kehutanan pada 7 Januari lalu.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengatakan bahwa penyidik mendatangi kantor tersebut untuk mencocokkan data terkait perubahan fungsi kawasan hutan, khususnya hutan lindung di beberapa wilayah.
Menurut Anang, proses pencocokan data tersebut berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari pihak Ditjen Planologi.
Jabat Menteri LHK 2 Periode
Siti Nurbaya Bakar merupakan politikus Partai NasDem kelahiran 28 Agustus 1956, yang menjabat sebagai Menteri LHK selama dua periode.
Ia pertama kali diangkat dalam Kabinet Kerja periode 2014–2019 di bawah pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.
Pada periode kedua, ia kembali menjabat dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019–2024.
Saat era ia menjabat pada Oktober 2024, penyidik Pidana Khusus Kejagung menggeledah kantor KLHK dalam penyidikan perkara dugaan kasus korupsi tata kelola perkebunan kelapa sawit pada rentang waktu 2016–2024.
Saat itu, penyidik membawa empat boks dan dua kardus kecil dari kantor KLHK.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
