Connect with us

Politik

Lawatan ke Korsel, Prabowo Bertemu Sugianto Pekerja WNI yang Selamatkan 7 Lansia dari Kebakaran Hutan

Sugianto, PMI asal Indramayu yang menyelamatkan lansia dari kebakaran di Korea Selatan, mendapat apresiasi langsung dari Prabowo Subianto.

Logompn

Published

on

Lawatan ke Korsel, Prabowo Bertemu Sugianto Pekerja WNI yang Selamatkan 7 Lansia dari Kebakaran Hutan
Lawatan ke Korsel, Prabowo Bertemu Sugianto Pekerja WNI yang Selamatkan 7 Lansia dari Kebakaran Hutan. Gambar: Dok. Bakom RI

MPN Indonesia 3 April 2026 - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu dengan Sugianto, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Indramayu, Jawa Barat, yang dikenal karena menyelamatkan tujuh lansia dari kebakaran hutan di Yeongdeok, Gyeongsang Utara, Korea Selatan, pada (25/3/2025) sekitar pukul 23.00 waktu setempat.

Pertemuan berlangsung dalam jamuan santap siang kenegaraan di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), Rabu (1/4).

Sugianto hadir sebagai tamu undangan terhormat atas undangan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung dalam rangka menyambut kunjungan kenegaraan Prabowo Subianto ke Korea Selatan.

Dalam momen tersebut, Prabowo menunjukkan gestur kebanggaan terhadap Sugianto dengan menyalami dan beberapa kali menepuk punggungnya.

“Baik-baik kau ya, mereka senang sama kamu,” ucap Prabowo.

Sugianto berada di antara kedua kepala negara dalam pertemuan itu, mengenakan setelan jas resmi.

Undangan tersebut diberikan atas aksinya menyelamatkan warga lanjut usia dari kebakaran yang melanda wilayah permukiman nelayan tempat ia tinggal dan bekerja sejak sembilan tahun lalu.

Aksi Penyelamatan 

Kebakaran terjadi di wilayah hutan Yeongdeok, Korea Selatan, dan menyebar ke permukiman warga.

Sugianto bersama kepala komunitas nelayan desa, Yoo Myung-sin, berinisiatif mengetuk pintu rumah-rumah warga, memperingatkan para lansia yang sedang beristirahat untuk segera mengungsi.

“Yang saya pikirkan hanyalah menyelamatkan para nenek dan penduduk dengan cepat,” ujar Sugianto dalam keterangannya.

Sugianto juga menyampaikan bahwa ia sempat merasa takut ketika melihat salah satu toko dilalap api, sementara ia masih menggendong seorang nenek.

Ia membantu sekitar tujuh lansia menyelamatkan diri, bahkan menggendong mereka satu per satu menuju tanggul yang berjarak sekitar 300 meter dari permukiman.

Baca Juga:  Eks Ibu Negara Korsel Minta Maaf dan Akui Menyesal usai Diperiksa atas Dugaan Suap

“Saya dapat mengungsi dari rumah saya karena dia berada di depan pintu saya setelah saya terbangun karena mendengar teriakan,” ujar seorang warga berusia 90-an tahun dari Yeongdeok.

Penghargaan yang Diterima

Atas keberaniannya, Sugianto menerima berbagai penghargaan, di antaranya:

  • The Order of Civil Merit dari Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, sebagai bentuk apresiasi atas penyelamatan warga sipil.
  • Penghargaan dari Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
  • Penunjukan sebagai Duta Pekerja Migran Indonesia.
  • Pemberian visa F-2 dari Kementerian Kehakiman Korea Selatan, yang memungkinkan ia tinggal di negara tersebut hingga lima tahun.

Tindakan Sugianto mendapat sorotan luas dari media Korea Selatan dan menjadikannya sorotan berita utama nasional.

Sosoknya juga mendapat pujian dari warga desa setempat yang menyatakan ingin bekerja bersama pemuda yang bertanggung jawab seperti dirinya.

(AKM/NID/RAD)

Trending