Connect with us

Politik

PDIP Bantah Megawati Larang Kadernya Ikut Retreat Kepala Daerah di Magelang

PDIP menegaskan bahwa Megawati tak pernah larang kadernya ikut retreat kepala daerah di Magelang, Jawa Tengah.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 X 849 Px) Mpn 2025 02 27t132209.572
PDIP Bantah Megawati Larang Kadernya Ikut Retreat Kepala Daerah | Gambar: PDIP

MPN Indonesia 27 Februari 2025 - PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan bahwa Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri tidak pernah melarang kadernya yang menjabat kepala daerah untuk menghadiri retreat di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.

“Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri dikeluarkan sebelum retreat dimulai pada 21 Februari 2025 yang lalu. Dalam instruksi tersebut, Ketua Umum PDI Perjuangan tidak pernah melarang,” ujar Juru bicara PDIP, Ahmad Basarah dalam konferensi pers di DPP PDIP, Jakarta, dikutip oleh MPN Indonesia dari YouTube PDIP, Kamis (27/2).

Bukan Melarang, tapi Menunda

Basarah menegaskan bahwa dalam surat instruksi tersebut tidak ada pernyataan yang melarang kader PDIP yang terpilih sebagai kepala daerah untuk menghadiri retreat tersebut.

Menurutnya, perintah Megawati hanya sebatas pada menunda terlebih dulu rencana keberangkatan ke Magelang untuk retreat.

“Dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum PDI Perjuangan,” jelas Basarah.

Diminta Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat

Menurutnya, Megawati menginginkan para kepala daerah yang berasal dari PDIP untuk segera menjalankan tugasnya di daerah masing-masing.

Keberadaan fisik kepala daerah dianggap sangat penting untuk memastikan program-program prioritas dapat segera dijalankan.

Megawati, lanjut Basarah, meminta seluruh kepala daerah dari PDIP untuk memprioritaskan kerja-kerja nyata yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

“Dengan langsung bekerja melayani rakyat di daerahnya masing-masing, kehadiran fisik kepala daerah sangat dibutuhkan agar program-program yang di antaranya seperti pengentasan kemiskinan, mitigasi potensi bencana alam, penciptaan lapangan pekerjaan, pencegahan stunting, hingga pemenuhan hak-hak rakyat untuk mendapatkan makanan yang bergizi bisa segera dijalankan,” jelas Basarah.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Ulang Tahun, Didit Prabowo Dapat Kejutan dari Megawati dan Puan Maharani

Trending