Berita
Pramono Anung Resmikan Taman Bendera Pusaka di Jaksel, Buka 24 Jam
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Taman Bendera Pusaka, ruang terbuka hijau hasil integrasi tiga taman kota di Jakarta Selatan, Sabtu (14/3).
MPN Indonesia 16 Maret 2026 - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Taman Bendera Pusaka, ruang terbuka hijau hasil integrasi tiga taman kota di Jakarta Selatan, pada Sabtu (14/3).
Taman ini merupakan hasil penggabungan Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat.
Acara peresmian turut dihadiri Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
“Saya akan meresmikan taman ini dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Taman Bendera Pusaka dan Patung Fatmawati saya resmikan,” kata Pramono dalam sambutannya.
Memiliki Luas 5,6 Hektare
Pramono menyampaikan bahwa kehadiran taman ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menghadirkan ruang terbuka hijau yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.
“Kehadiran Taman Bendera Pusaka menjadi bagian dari komitmen pemerintah DKI Jakarta untuk memperbanyak ruang terbuka hijau yang modern, inklusif, dan ramah bagi keluarga,” ujar Pramono.
Taman dengan luas 5,6 hektare ini dilengkapi jogging track sepanjang 1,2 kilometer serta berbagai fasilitas publik.
Kawasan ini akan dibuka untuk umum selama 24 jam mulai 15 Maret 2026 dan diharapkan menjadi pilihan baru masyarakat untuk beraktivitas di ruang terbuka.
“Saya berharap bahwa ini bisa menjadi salah satu pilihan bagi warga untuk berolahraga. Pilihannya ada di sini dan taman ini akan dibuka 24 jam,” kata Pramono.
Fasilitas Taman Bendera Pusaka
Desain Taman Bendera Pusaka dirancang dengan filosofi Sang Saka Merah Putih yang diwujudkan dalam dua zona utama.
Zona tersebut adalah zona merah yang aktif dan dinamis serta zona putih yang tenang dan reflektif.
Kedua zona ini dihubungkan melalui jalur pedestrian, jembatan penghubung, serta ruang terbuka yang dirancang untuk memudahkan pengunjung menikmati seluruh area taman.
Area ini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, antara lain lapangan padel, lapangan multifungsi yang dapat digunakan untuk basket, tenis, dan bulu tangkis, serta amphitheater untuk kegiatan komunitas dan pertunjukan.
Selain itu, tersedia juga area UMKM sebanyak enam titik untuk mendukung pelaku usaha lokal.
Elemen vegetasi juga menjadi bagian penting dari taman ini. Terdapat 12 jenis tanaman dengan total sekitar 285 pohon, termasuk pohon-pohon langka seperti menteng, eboni, cempaka, dan kecapi.
Selain memperkaya ekosistem taman, kehadiran vegetasi ini memperkuat fungsi taman sebagai paru-paru kota.
Ada Patung Fatmawati
Di dalam kawasan taman juga berdiri patung Ibu Fatmawati Soekarno sebagai bentuk penghormatan atas jasanya menjahit Bendera Pusaka Merah Putih.
Patung tersebut menggambarkan Fatmawati dalam kondisi tengah mengandung, merujuk pada kisah sejarah saat ia menjahit bendera menjelang proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Patung ini dibuat oleh pematung Teguh Ostenrik, sedangkan desain arsitektur kawasan dirancang oleh arsitek Yori Antar.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
