Connect with us

Politik

Prabowo Subianto dan Anwar Ibrahim Sepakat Percepat Penyelesaian Isu Perbatasan

Presiden Prabowo dan PM Anwar Ibrahim sepakat percepat penyelesaian isu perbatasan dan kerja sama ekonomi di Ambalat dalam pertemuan di Istana Merdeka.

Logompn

Published

on

Prabowo subianto dan anwar ibrahim sepakat percepat penyelesaian isu perbatasan
Presiden RI Prabowo Subianto dan PM Malaysia Anwar Ibrahim memberi pernyataan pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/6/2025). Gambar : Instagram/@presidenrepublikindonesia

MPN Indonesia 30 Juni 2025 - Presiden RI, Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyepakati percepatan penyelesaian isu perbatasan dalam pertemuan resmi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/6).

Kesepakatan ini menjadi bagian dari komitmen kedua negara untuk memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama bilateral.

“Masalah perbatasan, masalah-masalah yang menurut kami berdua adalah masalah-masalah yang harus kita selesaikan secepatnya demi kepentingan yang lebih besar, yaitu hubungan persahabatan dan juga hubungan kerja sama yang erat antara kedua negara yang memiliki banyak kesamaan,” ujar Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut, dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi Presiden RI, Senin (30/6).

Anwar Ibrahim menyambut baik komitmen tersebut dan menekankan pentingnya semangat persaudaraan dalam proses penyelesaian.

“Kalau nampaknya masih buntu sedikit perundingan dari segi hukum dan peraturan undang-undang, maka tidak ada halangan untuk kita segerakan kerja sama ekonomi, termasuk yang disinggung tadi joint development authority kalaupun di kawasan Ambalat,” kata PM Malaysia.

Kolaborasi Ekonomi di Wilayah Ambalat

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin juga menyepakati kerja sama ekonomi bersama di wilayah Ambalat, meski persoalan hukum perbatasan masih berlangsung.

Wilayah ini sebelumnya menjadi salah satu titik fokus sengketa antara Indonesia dan Malaysia.

“Contoh masalah Ambalat, kita sepakat bahwa sambil kita saling menyelesaikan masalah-masalah hukum, kita sudah ingin mulai dengan kerja sama ekonomi yang kita sebut joint development. Apapun yang kita ketemu di laut itu, kita akan bersama-sama mengeksploitasinya,” jelas Prabowo.

Anwar Ibrahim mendukung gagasan tersebut dan menilai bahwa langkah konkret seperti kerja sama eksplorasi bisa dilakukan tanpa menunggu selesainya proses hukum.

Baca Juga:  Potret Tawa Lebar Prabowo usai Sepakat dengan Donald Trump soal Tarif Impor

Penguatan Kerja Sama Regional dan Bilateral

Selain isu perbatasan dan ekonomi, Prabowo dan Anwar juga membahas berbagai sektor strategis lainnya.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pembicaraan juga mencakup isu ASEAN dan dinamika global.

“Dalam pertemuan saya dan Perdana Menteri Anwar Ibrahim tadi, kita membahas secara intens masalah-masalah bilateral kedua negara, juga masalah regional ASEAN, dan juga masalah global. Kita tukar pandangan dan ternyata dalam banyak hal, hampir semua hal pandangan Indonesia dan Malaysia sama,” ungkap Prabowo.

Anwar Ibrahim menambahkan, potensi investasi dan perdagangan antara kedua negara sangat besar namun belum dimanfaatkan secara optimal.

“Potensi investasi dan dagang negara kita ini terlalu besar. Tetapi kami berdua merasakan kita belum optimalkan keupayaan ini. Saya setuju dengan kesan Presiden supaya langkah-langkah yang munasabah apapun yang mungkin untuk kita tingkatkan investasi masing-masing negara,” pungkas Anwar Ibrahin.

(AKM/NID/RAD)

Trending