Connect with us

Politik

Presiden Prabowo: Indonesia Bisa Capai Swasembada Energi dalam 5-7 Tahun ke Depan

Prabowo targetkan Indonesia capai swasembada energi dalam 5–7 tahun lewat pengembangan energi surya dan industri baterai nasional.

Logompn

Published

on

Presiden prabowo indonesia bisa capai swasembada energi dalam 5 7 tahun ke depan
Presiden Prabowo Subianto meresmikan groundbreaking proyek ekosistem industri baterai kendaraan listrik di Artha Industrial Hills, Karawang, Jawa Barat, Minggu (29/6). Gambar : Instagram/@presidenrepublikindonesia

MPN Indonesia 30 Juni 2025 - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapai swasembada energi dalam waktu lima hingga tujuh tahun ke depan.

Pernyataan ini disampaikan saat meresmikan groundbreaking ekosistem industri baterai kendaraan listrik terintegrasi ANTAM-IBC-CBL di Artha Industrial Hills (AIH), Karawang, Jawa Barat, pada Minggu (29/6).

Prabowo menyebutkan bahwa target ini dapat dicapai melalui pengembangan energi surya yang diperkuat oleh industri baterai nasional.

“Saya diberitahu oleh para pakar bahwa bangsa kita ini sungguh-sungguh bisa swasembada energi dan hitungan saya tidak lama. Lima tahun paling melambat enam tahun, tujuh (tahun) kita bisa swasembada energi,” ujar Prabowo Subianto dalam pidatonya, seperti dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi Presiden RI, Senin (30/6).

Energi Surya dan Tantangan 100 Gigawatt

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa kebutuhan energi nasional untuk mandiri mencapai sekitar 100 gigawatt.

Saat ini, proyek yang sedang berjalan baru menghasilkan sekitar 15 gigawatt, dan perlu pengembangan lebih lanjut.

“Hari ini tadi laporannya menghasilkan 15 gigawat. Kita butuh, kalau tidak salah, para pakar laporan ke saya, untuk benar-benar mandiri kita perlu mungkin 100 gigawat. Berarti proyek ini harus dilipatgandakan mungkin. Dan saya percaya bahwa kita mampu untuk melaksanakan itu,” jelasnya.

Proyek ini menjadi fondasi awal bagi pembangunan sistem energi nasional yang mandiri, dengan menitikberatkan pada pemanfaatan energi terbarukan.

Kolaborasi dengan Industri dan Mitra Global

Prabowo juga menegaskan bahwa kesuksesan proyek ini membutuhkan sinergi antara teknologi, industri baterai nasional, dan kerja sama internasional yang adil.

“Kerja sama ini saya kira sangat penting dan menguntungkan semua pihak di tengah dunia penuh konflik. Kawasan kita penuh perdamaian. Dan tidak ada kemakmuran bisa kita capai tanpa perdamaian,” kata Prabowo terkait kolaborasi Indonesia dengan Tiongkok.

Baca Juga:  Profil Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan yang Gantikan Sri Mulyani

Presiden menyampaikan apresiasi kepada jajaran kabinet dan mitra industri yang telah mendukung percepatan proyek ini.

“Terima kasih sekali lagi. Hilirisasi akan jalan terus, momentum akan kita percepat. Kita mau bergerak cepat, rakyat menuntut, mengharapkan kemajuan cepat,” tegasnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending