Connect with us

Politik

Purbaya: Pendapatan Negara Capai Rp2.765 Triliun, Angka Kemiskinan Turun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan realisasi pendapatan negara sepanjang 2025 mencapai Rp2.765,13 triliun.

Logompn

Published

on

Purbaya Pendapatan Negara Capai Rp2.675 Triliun, Angka Kemiskinan Turun
Purbaya: Pendapatan Negara Capai Rp2.765 Triliun, Angka Kemiskinan Turun. Gambar: Instagram/@menkeuri

MPN Indonesia 4 Juli 2026 - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan realisasi pendapatan negara sepanjang 2025 mencapai Rp2.765,13 triliun.

Informasi itu disampaikan Purbaya dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Kamis (2/7).

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga melaporkan penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,85 persen dan tingkat kemiskinan menjadi 8,25 persen sepanjang 2025.

“Dalam pelaksanaannya, realisasi pendapatan negara mencapai Rp2.765,13 triliun yang terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp2.218,17 triliun, penerimaan negara bukan pajak sebesar Rp541,53 triliun, dan penerimaan hibah sebesar Rp5,43 triliun,” ujar Purbaya, dilihat MPN Indonesia dari YouTube TVR Parlemen.

Purbaya menekankan bahwa pencapaian tersebut terjadi di tengah berbagai tantangan global dan domestik.

“Upaya optimalisasi pendapatan negara pada tahun 2025 sangat menantang. Tidak hanya dipengaruhi oleh gejolak ekonomi global, namun juga penyesuaian PPN pada barang mewah dan percepatan restitusi pajak guna menjaga likuiditas dunia usaha serta pengalihan pengelolaan dividen ke Danantara,” paparnya.

Realisasi Belanja

Dari sisi belanja, realisasi APBN mencapai Rp3.435,46 triliun. Angka tersebut terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp2.586,42 triliun serta transfer ke daerah.

Realisasi ini lebih tinggi dibandingkan rencana awal setelah terbitnya Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang mendorong efisiensi belanja sebesar Rp306,7 triliun serta membuka ruang relaksasi melalui program Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp206,4 triliun.

“Realisasi belanja ini lebih tinggi dari rencana awal pasca terbitnya Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025,” jelas Purbaya.

“Inpres tersebut mendorong efisiensi belanja sebesar Rp306,7 triliun, sekaligus membuka ruang relaksasi melalui program Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp206,4 triliun untuk mendukung implementasi program prioritas,” pungkasnya.

Baca Juga:  Keluarga Menkeu Purbaya Diteror Santet, Anak Ungkap Kejadian Aneh di Rumah

Defisit dan Strategi Pembiayaan

Dengan realisasi pendapatan dan belanja tersebut, defisit APBN 2025 tercatat sebesar 2,81 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) atau senilai Rp670,34 triliun.

Pemerintah menyatakan defisit tersebut berada dalam batas aman.

Untuk menutup defisit, pemerintah menjalankan strategi pembiayaan yang prudent dan terkendali dengan memanfaatkan kondisi pasar yang membaik sepanjang 2025.

Realisasi pembiayaan neto mencapai Rp742,73 triliun atau 20,54 persen lebih tinggi dibandingkan target dalam APBN 2025.

“Pemerintah menempuh strategi pembiayaan yang prudent dan terkendali dengan memanfaatkan kondisi pasar yang membaik sepanjang tahun 2025. Realisasi pembiayaan neto mencapai Rp742,73 triliun atau 20,54 persen lebih tinggi dari target APBN 2025,” katanya.

Indikator Kesejahteraan Masyarakat Membaik

Pemerintah juga mencatat perbaikan indikator kesejahteraan masyarakat.

Tingkat pengangguran menurun menjadi 4,85 persen pada Agustus 2025, lebih rendah dibandingkan 4,91 persen pada Agustus 2024.

Di sisi lain, tingkat kemiskinan juga mengalami penurunan dari 8,57 persen pada September 2024 menjadi 8,25 persen pada September 2025.

Penurunan ini dikaitkan dengan keberlanjutan program perlindungan sosial serta kebijakan fiskal yang mendukung daya beli masyarakat.

Pemerintah menyalurkan stimulus ekonomi secara bertahap sepanjang 2025 dengan total nilai Rp110,7 triliun.

Stimulus tersebut diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat, mendorong konsumsi domestik, serta memperkuat sektor riil melalui dukungan kepada UMKM, sektor padat karya, sektor perumahan, program magang, pemberian diskon tiket pada masa liburan, hingga pemberdayaan generasi muda.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending