Connect with us

Politik

Retret Kepala Daerah Gelombang II Digelar Kemendagri pada 22 Juni Mendatang

Kemendagri gelar retret kepala daerah gelombang kedua di IPDN Jatinangor, perkuat pemahaman tugas dan akselerasi program prioritas nasional.

Logompn

Published

on

Retret kepala daerah gelombang ii digelar kemendagri pada 22 juni mendatang
Para menteri, wakil menteri, kepala badan, utusan khusus, hingga penasihat khusus Presiden menjalani latihan baris-berbaris di Lapangan Pancasila, Akademi Militer Magelang, pada Jumat pagi, 25 Oktober 2024. Gambar : Instagram/@sekretariat.kabinet

MPN Indonesia 17 Juni 2025 - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengadakan retret kepala daerah gelombang kedua pada 22 Juni 2025 di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Jawa Barat.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menyampaikan hal ini dalam pernyataan resmi di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, pada Senin (16/6).

Retret ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman kepala daerah terhadap peran dan tanggung jawab mereka dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan.

Diikuti 80 Kepala Daerah dari Berbagai Wilayah

Retret kali ini akan diikuti oleh sekitar 80 kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Peserta terdiri atas mereka yang belum mengikuti retret sebelumnya di Magelang, kepala daerah yang sempat terlibat proses hukum namun telah selesai, serta kepala daerah baru hasil pemungutan suara ulang (PSU).

“Jadi ada yang ketika di Magelang itu tidak ikut, ada yang kemudian gelombang dismissal yang berperkara tapi tidak lanjut, dan yang ketiga ini ada yang PSU. PSU selesai dan kemudian dilantik,” ujar Bima Arya kepada wartawan di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat.

Para peserta akan tinggal di barak atau asrama praja di lingkungan kampus IPDN selama mengikuti program ini.

Materi Retret dan Fokus Evaluasi Program Prioritas

Retret akan berlangsung selama sepekan dan berisi materi pembekalan yang sebagian besar mengacu pada retret gelombang pertama, namun akan disesuaikan dengan perkembangan terbaru.

“Dan penambahan-penambahan akan disampaikan sesuai dengan perkembangan yang terbaru terkait dengan program prioritas. Tentu ada hal-hal yang penting untuk dievaluasi terkait program prioritas,” jelas Bima Arya.

Baca Juga:  Prabowo ke Halmahera Tengah, Luncurkan Program Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun

Kegiatan kenegaraan ini juga akan dihadiri sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih yang akan memberikan materi langsung kepada para kepala daerah.

Perkuat Koordinasi dan Komitmen Tata Kelola

Retret ini dirancang sebagai wadah strategis untuk membina koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta untuk mengakselerasi pelaksanaan program-program nasional.

Selain pembekalan mengenai hak dan kewajiban kepala daerah, kegiatan ini juga diarahkan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi program prioritas di masing-masing wilayah.

Retret gelombang kedua ini diharapkan menjadi momentum untuk membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending