Sri Mulyani menyampaikan APBN mencatatkan surplus Rp4,3 triliun hingga akhir April 2025.
Di tengah tarif resiprokal AS, Indonesia tetap catat surplus dagang Maret 2025 sebesar 1,98 miliar dolar AS, ditopang ekspor nonmigas utama.
Irlandia mencatat surplus anggaran Rp126 triliun pada 2024 berkat kebijakan pajak rendah.