Connect with us

Teknologi

9 Cara Mengatasi HP yang Kemasukan Air

Berikut 9 cara ampuh mengatasi HP yang kemasukan air agar kembali berfungsi normal.

Logompn

Published

on

9 Cara Mengatasi HP yang Kemasukan Air
9 Cara Mengatasi HP yang Kemasukan Air. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 2 Mei 2026 - Kejadian HP terjatuh ke dalam air atau terkena tumpahan minuman memang selalu berhasil membuat jantung berdebar kencang.

Dalam situasi panik tersebut, langkah yang salah justru bisa berakibat fatal bagi komponen internal perangkat kesayangan Anda.

Namun, Anda tidak perlu terburu-buru menyerah. Sebenarnya, ada beberapa pertolongan pertama yang efektif untuk menyelamatkan ponsel dari kerusakan permanen akibat korsleting.

Berikut 9 cara mengatasi HP yang kemasukan air agar kembali berfungsi normal.

1. Segera Matikan Perangkat

Langkah paling awal setelah perangkat terangkat dari air adalah langsung mematikannya.

Menyalakan atau menekan tombol lain saat kondisi masih basah dapat memicu hubungan arus pendek pada mesin.

Memutus aliran listrik menjadi prioritas utama untuk mencegah kerusakan lebih parah.

2. Jangan Mengisi Daya

Perangkat yang baru saja terkena air tidak boleh langsung diisi daya. Menghubungkan ke charger saat kondisi masih lembap dapat menyebabkan korsleting pada komponen internal.

3. Lepaskan Komponen yang Bisa Dibongkar

Lepaskan casing, kartu SIM, kartu memori, dan baterai jika perangkat memungkinkan.

Pada smartphone dengan baterai tanam, keluarkan SIM card untuk membantu sirkulasi udara dan mempercepat proses pengeringan mesin.

4. Posisikan dengan Speaker Menghadap Bawah

Letakkan HP dengan posisi speaker atau port menghadap ke bawah. Goyangkan secara perlahan agar air dapat menetes keluar.

Hindari mengguncang terlalu keras karena dapat menyebarkan air ke bagian dalam lainnya.

Baca Juga:  Realme Pamerkan Konsep Interchangeable Lens, Smartphone dengan Kamera DSLR

5. Keringkan dengan Kain Lembut

Gunakan kain microfiber, kain lensa, atau lap kacamata untuk menepuk dan mengeringkan bagian luar perangkat.

Hindari menggosok terlalu keras agar air tidak terdorong masuk ke celah port dan speaker.

6. Hindari Panas Eksternal

Jangan menggunakan hair dryer, oven, microwave, atau menjemur di bawah sinar matahari langsung.

Panas berlebih dapat merusak layar, baterai, dan sirkuit elektronik pada mesin smartphone.

7. Jangan Gunakan Tekanan Udara atau Tiupan

Hindari penggunaan kompresor udara maupun meniup dengan mulut.

Tekanan udara dapat mendorong air lebih dalam ke dalam port, sementara tiupan mulut berpotensi menambah kelembapan dari air liur.

8. Gunakan Silica Gel dalam Wadah Tertutup

Letakkan perangkat dalam wadah kedap udara bersama silica gel selama 24 hingga 48 jam.

Dikutip MPN Indonesia dari Wired, silica gel bekerja menyerap kelembapan secara lebih efektif dibandingkan beras.

Wadah harus tertutup rapat agar bahan pengering hanya menyerap air dari perangkat.

9. Gunakan Aplikasi Pengusir Air

Untuk bagian speaker, pengguna dapat memanfaatkan aplikasi seperti “Water Eject” atau “Speaker Cleaner” yang menghasilkan suara bernada tinggi untuk membantu mengeluarkan air. Setelah proses pengeringan 24–48 jam, coba nyalakan perangkat kembali.

Periksa juga indikator kerusakan air (LDI) di slot SIM atau baterai yang biasanya berubah warna jika terkena cairan.

Jika perangkat tetap tidak berfungsi normal, bawalah ke tempat servis tepercaya untuk pemeriksaan lanjutan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending