Connect with us

Teknologi

AI Gemini bakal Kolaborasi bareng Apple Februari Mendatang

Siri versi baru akan memanfaatkan teknologi Gemini dari Google untuk meningkatkan kemampuan AI generatif.

Logompn

Published

on

Ai gemini bakal kolaborasi bareng apple februari mendatang
Chatbot Gemini AI. Gambar: Bloomberg/Yuki Iawmura.

MPN Indonesia 28 Januari 2026 - Apple Inc. dijadwalkan mengungkap pembaruan besar pada asisten virtual Siri pada paruh kedua Februari 2026.

Pembaruan ini akan didukung oleh teknologi Gemini dari Google, sebagai hasil kemitraan multi-tahun yang diumumkan oleh kedua perusahaan pada awal Januari 2026.

Transformasi ini menjadi langkah strategis Apple dalam menyusul ketertinggalannya di bidang kecerdasan buatan dan memasuki kompetisi AI generatif global.

Versi baru Siri akan menjadi bagian dari sistem operasi iOS 26.4 dan mulai diuji dalam program beta pada Februari sebelum peluncuran publik pada Maret atau April.

Reporter Bloomberg Mark Gurman menyatakan bahwa Apple kemungkinan besar akan memperkenalkan fitur ini melalui pengarahan terbatas atau sesi khusus.

“Apple tampaknya kurang dari sebulan lagi akan mengungkap hasil kemitraan ini,” ujar Gurman, merujuk pada integrasi awal teknologi AI Gemini ke dalam Siri, dikutip MPN Indonesia melalui Macworld pada Rabu (28/1).

Pembaruan awal ini mencakup peningkatan kemampuan Siri dalam memahami konteks layar dan informasi pribadi pengguna untuk menjalankan perintah secara lebih akurat.

Pengembangan ini merupakan bagian dari janji Apple yang sebelumnya diumumkan pada WWDC 2024, namun tertunda karena kendala teknis.

Kemitraan Strategis Apple dan Google

Apple dan Google menyepakati kerja sama strategis untuk mengintegrasikan teknologi Gemini ke dalam produk Apple, terutama Siri.

Sistem ini akan menggunakan Apple Foundation Models versi 10 dengan kompleksitas 1,2 triliun parameter.

Peningkatan ini menjanjikan kemampuan baru seperti memahami percakapan, menceritakan kisah, hingga menjawab pertanyaan dengan pendekatan lebih manusiawi.

Baca Juga:  5 Tips Belajar Mandiri dengan AI: Jadikan Pendamping, bukan Pengganti!

Namun, tidak berhenti di situ, Apple juga tengah menyiapkan pembaruan besar lainnya untuk akhir tahun 2026.

Pembaruan ini akan diperkenalkan pada ajang WWDC bulan Juni dan diluncurkan ke publik pada September.

Asisten virtual versi baru ini diberi nama Campos dan akan tertanam langsung dalam sistem operasi iOS 27, iPadOS 27, dan macOS 27.

“Sistem baru ini adalah arsitektur dan antarmuka baru yang dirancang dari awal untuk era chatbot dan akan mendukung dialog bolak-balik yang berkelanjutan,” ujar Gurman.

Spesifikasi Campos: Chatbot AI Terintegrasi Apple

Campos akan menggantikan antarmuka Siri saat ini dengan sistem chatbot berbasis suara dan teks.

Apple telah menguji versi ini secara internal sebagai aplikasi Siri mandiri, namun perusahaan tidak berencana merilisnya secara terpisah.

Sebaliknya, chatbot ini akan langsung diintegrasikan ke dalam sistem operasi.

Beberapa fitur utama Campos antara lain:

  • Menganalisis konten di layar dan jendela terbuka untuk memberikan perintah dan saran
  • Mengakses data pribadi pengguna seperti pesan, lagu, kalender, dan file untuk membantu menyelesaikan tugas
  • Mengontrol fitur dan pengaturan perangkat seperti panggilan telepon, kamera, dan pengatur waktu
  • Memberikan ringkasan informasi dari web lewat fitur Jawaban Pengetahuan Dunia (World Knowledge Answers), lengkap dengan sitasi sumber

Sistem chatbot ini akan menggunakan Apple Foundation Models versi 11, yang dikembangkan berdasarkan teknologi Gemini 3 dari Google.

Pertimbangan Privasi dan Infrastruktur

Meskipun Apple menegaskan bahwa versi awal Siri dengan Gemini akan berjalan di server milik mereka, rencana untuk Campos berbeda.

Apple dan Google dikabarkan tengah mempertimbangkan opsi untuk menjalankan Campos di infrastruktur cloud milik Google, yang menggunakan chip tensor processing units (TPU).

Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana Apple akan menjaga “standar privasi terdepan di industri” dalam pengelolaan data pengguna.

Baca Juga:  Insinyur Microfost Dipecat, AI Buatannya jadi Pengganti

Apple diketahui membayar Google sekitar $1 miliar per tahun untuk menggunakan teknologi ini.

Sebagai langkah antisipatif, Apple mendesain Campos agar model dasar AI-nya dapat diganti sewaktu-waktu, memberi fleksibilitas untuk beralih dari sistem berbasis Google jika dibutuhkan.

Selain itu, Apple juga telah menguji chatbot ini menggunakan model AI Tiongkok, sebagai persiapan peluncuran di pasar negara tersebut.

Integrasi Mendalam dengan Ekosistem Apple

Campos akan tertanam ke dalam berbagai aplikasi inti Apple, seperti:

  • Email
  • Musik
  • Podcast
  • TV
  • Foto
  • Xcode

Dengan integrasi ini, pengguna dapat melakukan berbagai tugas hanya dengan suara mereka.

Contohnya, meminta Siri untuk mencari dan mengedit foto berdasarkan deskripsi atau menulis email otomatis berdasarkan rencana kalender.

Perubahan besar ini juga didorong oleh perubahan kepemimpinan dalam tim AI Apple.

John Giannandrea diberhentikan dari jabatannya sebagai kepala AI pada Desember 2025 dan kendali penuh atas proyek AI kini berada di bawah Craig Federighi.

Apple juga merekrut Amar Subramanya, mantan pimpinan proyek Gemini di Google, sebagai wakil presiden AI baru.

Persaingan dan Langkah Strategis Apple

Langkah Apple mengadopsi antarmuka chatbot menunjukkan perubahan arah strategis setelah sebelumnya cenderung menghindari pendekatan obrolan.

“Apple tidak ingin mengirim pengguna ke dalam pengalaman obrolan tertentu untuk menyelesaikan sesuatu,” ujar Craig Federighi dalam wawancaranya dengan Tom’s Guide, dikutip MPN Indonesia melalui Bloomberg pada Rabu (28/1).

Namun, dengan ChatGPT melampaui 800 juta pengguna aktif mingguan pada Oktober 2025 dan perusahaan seperti Samsung serta produsen Tiongkok lainnya sudah mengintegrasikan AI percakapan ke perangkat mereka, Apple dihadapkan pada kebutuhan mendesak untuk bersaing.

Selain itu, OpenAI dikabarkan sedang mengembangkan sistem operasi AI baru yang bisa menjadi ancaman langsung bagi dominasi Apple di pasar perangkat pintar.

Baca Juga:  Masjid Muhammad Yusuf Pesona Khayangan Adopsi Program STAM-SEDH untuk Tarik Minat Ibadah Anak-Anak

(AKM/NID/RAD)

Trending