Connect with us

Teknologi

BRIN Dorong Inovasi AIoT untuk Solusi Cerdas di Sektor Pertanian dan Telekomunikasi

BRIN dorong pemanfaatan AIoT untuk efisiensi pertanian dan telekomunikasi, melalui riset kolaboratif demi percepatan transformasi digital nasional.

Logompn

Published

on

Brin dorong inovasi aiot untuk solusi cerdas di sektor pertanian dan telekomunikasi
BRIN Dorong Inovasi AIoT untuk Solusi Cerdas di Sektor Pertanian dan Telekomunikasi. Gambar : Dokumentasi BRIN

MPN Indonesia 14 Mei 2025 - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence of Things (AIoT) sebagai solusi cerdas untuk menjawab tantangan digital di sektor pertanian dan telekomunikasi.

Upaya ini disampaikan dalam webinar Driving Digital Transformation with IoT (Innovation, Business, and Agriculture) yang digelar Organisasi Riset Elektronika dan Informatika (OREI) melalui Pusat Riset Telekomunikasi (PRT) pada Jumat, 9 Mei 2025.

AIoT Dorong Efisiensi dan Keberlanjutan

Kepala Pusat Riset Telekomunikasi BRIN, Nasrulloh Armi, menegaskan bahwa penguasaan teknologi AIoT penting untuk menciptakan model bisnis baru yang efisien dan berkelanjutan.

“Teknologi bukan sekadar alat, tetapi jembatan menuju masa depan yang lebih cerdas dan berkelanjutan,” ungkap Nasrulloh, dikutip MPN Indonesia dalam keterangan resmi BRIN, pada Rabu (14/5).

Ia menekankan bahwa integrasi kecerdasan buatan dan IoT dapat mempercepat transformasi digital di sektor strategis nasional.

Solusi untuk Pertanian Modern

Periset BRIN yang sedang menempuh studi di Beijing Institute of Technology, Rizky Rahmatullah, memaparkan inovasi sistem AIoT untuk pertanian.

Teknologi ini mampu memantau suhu air, kelembapan udara, hingga curah hujan, serta dilengkapi sistem kontrol otomatis dan peringatan dini.

“Teknologi ini juga menggunakan sumber daya listrik mandiri untuk operasionalnya,” jelas Rizky.

Solusi ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menjawab tantangan berkurangnya minat generasi muda untuk bertani.

Industri Telko Harus Berinovasi Hadapi OTT

Webinar juga membahas tantangan di industri telekomunikasi. Praktisi IoT dari XL Smart, Novi Arian, menyoroti dominasi layanan Over the Top (OTT) seperti aplikasi pesan dan platform streaming, yang justru mengambil sebagian besar keuntungan meski infrastruktur disediakan oleh operator telko.

Baca Juga:  Mentan Janji RI Tak akan Impor Beras hingga Akhir Tahun Ini

“Data dan jaringan dibuat oleh telko, tapi pendapatan justru lebih banyak diambil oleh OTT. Ini mendorong telko untuk berinovasi dan memperkuat riset,” ujar Novi.

Ia juga menambahkan pentingnya teknologi 5G untuk mendukung implementasi IoT skala besar, terutama di sektor seperti pertambangan yang memerlukan koneksi cepat dan latensi rendah.

Kolaborasi Jadi Kunci Pengembangan AIoT

XL Smart sebagai pemilik laboratorium IoT terbesar di Asia Tenggara turut aktif dalam pengembangan AIoT berbasis visual computing.

Kolaborasi dengan perguruan tinggi, startup, pemerintah daerah, dan peneliti menjadi strategi utama mereka.

“Teknologi sejatinya diciptakan untuk kemanusiaan, agar produktivitas meningkat dan setiap orang punya hak untuk maju secara ekonomi,” tambah Novi.

Percepat Transformasi Digital Nasional

Webinar ini menjadi wadah strategis untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan.

BRIN berharap kegiatan serupa dapat memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan AIoT, khususnya untuk meningkatkan efisiensi di sektor pertanian dan memperluas kapasitas industri telekomunikasi.

Dengan riset kolaboratif, teknologi AIoT diyakini mampu mempercepat transformasi digital di berbagai lapisan masyarakat.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending