Connect with us

Teknologi

Komdigi Berhasil Pulihkan 413 Titik Internet di Sumatra Pascabencana

Komdigi memulihkan 413 dari 602 titik internet yang terdampak banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk layanan berbasis satelit Satria-1.

Logompn

Published

on

Komdigi berhasil pulihkan 413 titik internet di sumatra pascabencana
Komdigi Berhasil Pulihkan 413 Titik Internet di Sumatra Pascabencana. Gambar : Instagram/@kemkomdigi

MPN Indonesia 11 Desember 2025 - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaporkan bahwa 413 dari total 602 titik akses internet yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) telah berhasil dipulihkan.

Pemulihan ini mencakup layanan berbasis Satelit Republik Indonesia (Satria)-1, yang menjadi tumpuan konektivitas di wilayah dengan kerusakan infrastruktur telekomunikasi.

Sebaran Lokasi Terdampak dan Progres Pemulihan

Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Komdigi, Fadhilah Mathar, menyampaikan bahwa titik layanan internet yang terdampak mayoritas berada di fasilitas publik seperti sekolah dan layanan kesehatan.

“Yang terdampak saat ini di lokasi bencana, kami ada 602 titik lokasi user terminal Satria-1, yang tadi beberapa di sekolah, kemudian mayoritas di sekolah dan di fasilitas layanan kesehatan. Ada 602 yang terdampak tetapi sekarang sudah pulih sebanyak 413 lokasi,” ujar Fadhilah dalam Media Briefing di Stasiun Bumi Satria-1 Satelit Nusantara Tiga, di Cikarang, Rabu (10/12).

Rincian Pemulihan per Provinsi

Provinsi Aceh – 348 lokasi terdampak

  • Aceh Singkil: 115 pulih dari 127
  • Aceh Utara: 42 pulih, 78 masih dipulihkan (total 120)
  • Aceh Timur: 30 pulih dari 51
  • Bireuen: 12 pulih dari 26
  • Lhokseumawe: 4 pulih dari 5
  • Aceh Barat: 7 pulih dari 19

Total pulih di Aceh: 210 lokasi
Dalam pemulihan: 138 lokasi

Baca Juga:  UPI Bebaskan UKT untuk Mahasiswa Korban Bencana Sumatra sampai Lulus!

Provinsi Sumatra Barat – 49 lokasi terdampak

  • Seluruh titik berada di Padang Pariaman
  • Telah dipulihkan: 42 lokasi
  • Dalam pemulihan: 7 lokasi

Provinsi Sumatra Utara – 205 lokasi terdampak

  • Deli Serdang: 50 pulih dari 57
  • Humbang Hasundutan: 36 pulih dari 42
  • Mandailing Natal: 10 pulih dari 11
  • Pakpak Bharat: 20 pulih dari 23
  • Tapanuli Selatan: 14 pulih dari 17
  • Tapanuli Tengah: 3 pulih dari 24
  • Tapanuli Utara: 25 pulih dari 28
  • Sibolga: 3 pulih dari 3

Total pulih di Sumut: 161 lokasi
Dalam pemulihan: 44 lokasi

Peran Koneksi Satelit Satria-1

Bencana banjir bandang dan longsor merusak jaringan terestrial seperti serat optik, kabel telepon, dan menara BTS 4G.

Dalam kondisi tersebut, sambungan internet satelit Satria-1 menjadi solusi utama.

“Pada saat ini teknologi seluler 4G maupun jaringan lain belum sepenuhnya bisa dipulihkan, sehingga kemanfaatan dari satelit yang kita miliki atau Satria-1 ini menjadi sangat penting,” jelas Fadhilah.

Pemerintah juga membangun sekitar 18 terminal penerima sinyal Satria-1 di lokasi terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Setiap terminal memiliki kapasitas 178–200 Mbps.

“Kami membangun untuk wilayah bencana itu sekitar 18 lokasi di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dengan kapasitas yang kita syaratkan minimal di 100 Mbps,” pungkas Fadhilah.

Dalam kesempatan yang sama, sambungan internet Satria-1 juga diperlihatkan dapat digunakan langsung oleh warga terdampak, termasuk untuk melakukan video call.

Kategori Layanan Publik yang Terdampak

Jenis fasilitas yang mengalami gangguan akses internet mencakup:

  • Pendidikan: 398 lokasi (66,11%)
  • Fasilitas pemerintahan: 140 lokasi (23,26%)
  • Pelayanan kesehatan: 19 lokasi (3,16%)
  • Tempat ibadah: 20 lokasi (3,32%)
  • Fasilitas keamanan: 10 lokasi (1,66%)
  • Pusat kegiatan masyarakat: 9 lokasi (1,5%)
  • Lokasi wisata: 6 lokasi (1%)
  • Pelabuhan dan transportasi publik: 0 lokasi
Baca Juga:  Prabowo Sudah Kantongi Penyebab Banjir Besar dan Longsor di Sumatra, Akibat dari Pembalakan Liar?

Pemulihan BTS dan Infrastruktur Telekomunikasi

Selain layanan satelit, pemulihan base transceiver station (BTS) juga menunjukkan perkembangan.

Hingga Sabtu (29/11) pukul 00.00 WIB, dari 2.463 menara BTS yang sebelumnya mengalami gangguan, sebanyak 707 telah kembali beroperasi normal dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data operator seluler, lebih dari 90 persen menara telah kembali aktif.

Dampak Bencana

Banjir bandang dan longsor melanda Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis (11/12), tercatat:

  • Korban meninggal: 971 jiwa
  • Korban yang masih hilang : 255 jiwa
  • Korban yang terluka : 5 ribu jiwa
  • 157,9 ribu rumah, 1,2 ribu fasilitas umum, dan ratusan infrastruktur mengalami kerusakan

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending