Connect with us

Teknologi

Kualitas SDM Diduga Halangi Rencana Apple Bangun Pabrik di Indonesia

Negosiasi antara Apple dan pemerintah Indonesia terkait pendirian pabrik iPhone terhambat kualitas SDM Indonesia yang dinilai rendah.

Miris! Perangkat Desa di Majalengka Lecehkan Bocah 4 Tahun hingga Depresi Berat

Published

on

By

Kualitas SDM Diduga Halangi Rencana Apple Bangun Pabrik di Indonesia
Kualitas SDM Diduga Halangi Rencana Apple Bangun Pabrik di Indonesia. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 21 Januari 2025 - Negosiasi antara Apple dan pemerintah Indonesia terkait rencana pendirian pabrik iPhone di Tanah Air belum menemukan titik terang.

Meskipun perwakilan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut telah melakukan kunjungan langsung, belum ada tanda-tanda bahwa Apple akan merealisasikan investasi tersebut.

Salah satu faktor utama yang disebut menjadi penghambat adalah diduga karena kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

Human Capital Index Indonesia Masih Rendah

Menurut Dyah Ayu Febriani, Peneliti Ekonomi Digital dari Celios, kemampuan SDM Indonesia masih dinilai kurang untuk memenuhi kebutuhan teknologi canggih yang dimiliki Apple.

Dyah menyebut bahwa Human Capital Index Indonesia berada di bawah negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Vietnam, yang dianggap lebih siap secara kompetensi.

“Untuk teknologi ini sendiri, kita harus mengetahui bahwa Human Capital Index Indonesia ini masih rendah dibandingkan Singapura, Malaysia, maupun Vietnam. Jadi, pemerintah selain harus membenahi adanya regulasi dan juga pemberdayaan insentif fiskal maupun nonfiskal,” ujar Dyah pada Minggu (12/1).

Pentingnya Pelatihan Teknologi Tingkat Lanjut

Dyah juga menegaskan bahwa untuk meningkatkan daya saing SDM, pemerintah perlu memperluas akses pelatihan dan pendidikan yang berorientasi pada teknologi canggih.

Program pelatihan tersebut, menurutnya, tidak hanya mencakup pelatihan lapangan, tetapi juga pengenalan dan penerapan teknologi tingkat lanjut yang relevan dengan kebutuhan perusahaan global seperti Apple.

“Seperti halnya tidak hanya pemberdayaan pendidikan, pelatihan lapangan saja, tetapi juga harus masuk ke dalam pelatihan teknologi super canggih yang akan nantinya diinvestasikan oleh Apple,” tambah Dyah.

Baca Juga:  iOS 26 Resmi Diumumkan, Ini Desain Baru dan Fitur Canggih yang Ditawarkan Apple

Tantangan Kesiapan SDM dalam Negeri

Senada dengan Dyah, Ketua Umum Indonesian Digital Empowerment Community (IDEC), M. Tesar Sandikapura, juga menyoroti masalah kemampuan teknis SDM Indonesia.

Menurutnya, saat ini tenaga kerja di bidang teknologi belum memiliki keterampilan yang memadai untuk mengikuti perkembangan teknologi canggih yang menjadi standar perusahaan seperti Apple.

“Kalau saya lihat banyak faktor, salah satunya masalah kekuatan skill kita sebagai karyawan teknologi,” ungkap Tesar.

Masalah Lain yang Memengaruhi Investasi

Selain kualitas SDM, Tesar juga menyoroti kendala lain yang menghambat minat investasi Apple di Indonesia.

Salah satunya adalah rantai pasok atau supply chain yang belum terintegrasi dengan baik.

Selain itu, ia menyebut bahwa proses birokrasi yang rumit di Indonesia turut menjadi tantangan besar bagi perusahaan asing yang ingin berinvestasi.

"Seorang penulis redaksi profesional yang berkomitmen pada keakuratan dan kredibilitas dalam setiap karya tulis. Berorientasi pada fakta dan didukung oleh analisis mendalam, selalu berupaya menghadirkan tulisan yang informatif, relevan, dan berkualitas tinggi untuk pembaca."

Trending