Teknologi
Meta Gunakan AI agar Remaja Tak Bisa Bohong soal Usia di Instagram
Meta memperketat perlindungan remaja di Instagram dengan AI untuk mendeteksi akun yang memalsukan usia dan otomatis mengalihkan ke Teen Accounts.
MPN Indonesia 17 Agustus 2025 - Meta, perusahaan induk Instagram, mulai menerapkan sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi pengguna remaja yang memalsukan usia di platform media sosial tersebut.
Kebijakan ini diumumkan pada 21 April lalu sebagai bagian dari upaya memperketat perlindungan anak dan remaja.
Pengguna yang teridentifikasi sebagai remaja, meski mencantumkan usia dewasa, akan otomatis dialihkan ke pengaturan “Teen Accounts“.
Sistem ini memberikan pembatasan, seperti penyaringan konten dan batasan interaksi dengan akun asing.
Sebagian besar akun yang masuk kategori ini dimiliki oleh pengguna berusia 13 hingga 15 tahun.
Meta menegaskan bahwa AI tidak hanya memantau tanggal lahir yang dicantumkan, tetapi juga menggunakan berbagai indikator lain untuk mendeteksi manipulasi usia.
Dikutip MPN Indonesia dari Tech Crunch, salah satu indikator yang digunakan adalah unggahan ulang tahun, interaksi dengan konten dan akun seumuran, serta pesan yang dikirimkan antar pengguna.
Sistem Teen Accounts dan Fitur Keamanan
Fitur Teen Accounts, yang diperkenalkan sejak tahun lalu, kini diterapkan otomatis bagi pengguna yang terdeteksi sebagai remaja. Akun-akun ini memiliki beberapa batasan:
- Tidak bisa menerima pesan dari pengguna asing secara default
- Dibatasi dalam jenis konten yang dapat dilihat
- Perubahan pengaturan hanya bisa dilakukan dengan izin orang tua untuk pengguna di bawah 16 tahun
Meta menyebutkan sistem ini bertujuan untuk memastikan keamanan pengguna muda di media sosial.
Sejauh ini, sebanyak 54 juta akun remaja secara global telah dialihkan ke Teen Accounts, dan 97 persen di antaranya berusia 13–15 tahun.
Indikator Usia dan Mekanisme Verifikasi
Selain unggahan dan interaksi, Meta meninjau “sinyal usia yang kuat”, termasuk pesan yang dikirim pengguna dan pola interaksi dengan akun lain.
Dalam pernyataan resmi di blog Meta pada 21 April lalu, perusahaan menegaskan, “Dunia digital terus berkembang, dan kita juga harus ikut berkembang.”
Instagram menyadari potensi kesalahan dalam deteksi usia. Pengguna yang merasa keliru dikategorikan sebagai akun remaja diberi opsi melakukan verifikasi ulang untuk mendapatkan akses fitur akun dewasa.
Peran Orang Tua dan Pengawasan Tambahan
Sebagai bagian dari pembaruan kebijakan, Instagram juga akan mengirimkan notifikasi kepada orang tua berisi panduan terkait pendaftaran akun dan ketentuan usia.
Meta menekankan bahwa skema deteksi usia ini telah diterapkan sebelumnya di platform lain di bawah naungan mereka, yaitu Facebook dan Messenger, dua pekan sebelum implementasi di Instagram.
Langkah ini memperkuat penggunaan AI untuk meningkatkan keamanan remaja di platform media sosial, sekaligus mengurangi praktik pemalsuan usia oleh pengguna.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
