Teknologi
Polantas China Pakai Kacamata AI ‘Mata Elang’, Bisa Periksa Kendaraan Dalam Sekejap
Polisi lalu lintas di China mulai menggunakan kacamata AI “Mata Elang” untuk memeriksa data kendaraan dalam 1-2 detik tanpa pemeriksaan manual.
MPN Indonesia 30 Desember 2025 - Polisi lalu lintas (Polantas) di China kini dilengkapi kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dijuluki “Mata Elang” untuk mendukung tugas lapangan.
Perangkat ini memungkinkan petugas memeriksa data kendaraan secara instan hanya dalam satu hingga dua detik tanpa harus menghentikan kendaraan atau melakukan pemeriksaan manual seperti sebelumnya.
Dikutip MPN Indonesia dari laman Gizmochina pada Rabu (24/12), kacamata AI tersebut mulai digunakan secara resmi oleh Detasemen Manajemen Lalu Lintas Biro Keamanan Publik Kota Changsha sejak diumumkan pada Sabtu (13/12).
Penggunaannya menjadi bagian dari upaya modernisasi sistem pengawasan dan penegakan hukum lalu lintas di wilayah tersebut.
Teknologi Pemindaian Kendaraan Berbasis AI
Secara tampilan, kacamata ini menyerupai kacamata biasa, namun dilengkapi sistem pemindaian canggih yang menampilkan informasi kendaraan melalui layar kecil di dalam lensa.
Perangkat ini menggunakan teknologi automatic license plate recognition yang dapat bekerja secara offline dengan tingkat akurasi di atas 99 persen.
Teknologi tersebut memungkinkan identifikasi dan pencocokan pelat nomor kendaraan secara cepat, bahkan di tengah kondisi lalu lintas yang padat.
Kacamata ini juga dibekali kamera wide angle 12 MP yang didukung algoritma stabilisasi gambar prediktif, sehingga tetap menghasilkan visual yang jelas meski petugas bergerak.
Selain itu, perangkat ini mampu beroperasi dalam kondisi pencahayaan minim, sehingga identifikasi kendaraan tetap berjalan optimal baik pada siang maupun malam hari.
Kecerdasan Buatan dan Integrasi Data Lalu Lintas
Kacamata “Mata Elang” terhubung langsung dengan basis data lalu lintas keamanan publik secara real-time.
Setelah kendaraan teridentifikasi, petugas dapat langsung mengakses berbagai informasi penting, mulai dari data registrasi kendaraan, status inspeksi, hingga riwayat pelanggaran lalu lintas.
Selain mengenali pelat nomor, kacamata AI ini juga dilengkapi fitur pengenalan wajah, penerjemahan suara langsung ke lebih dari 10 bahasa, serta kemampuan merekam video di lokasi kejadian.
Fitur-fitur tersebut mendukung dokumentasi lapangan dan mempermudah komunikasi, termasuk saat berinteraksi dengan warga asing.
Dari sisi efisiensi, penggunaan kacamata ini diklaim memangkas waktu pemeriksaan secara signifikan.
Jika sebelumnya pemeriksaan satu lajur kendaraan membutuhkan waktu sekitar 30 detik, kini hanya memerlukan satu hingga dua detik.
Penggunaan teknologi ini juga mengurangi beban kerja manual dan menurunkan tingkat stres petugas.
Penerapan kacamata AI “Mata Elang” menjadi bagian dari transformasi digital sistem pengelolaan lalu lintas di China, dengan tujuan meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan presisi penegakan hukum di lapangan.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
