Connect with us

Berita

Viral! WNA asal China Bunuh Penyu di Raja Ampat untuk Dikonsumsi

WNA China Wei Shang diamankan Imigrasi Makassar setelah diduga memburu dan mengonsumsi penyu di Raja Ampat saat hendak terbang ke Malaysia.

Logompn

Published

on

WNA China Bunuh Penyu dan Dijadikan Santapan di Raja Ampat, Papua
WNA China Bunuh Penyu dan Dijadikan Santapan di Raja Ampat, Papua. Gambar: X/@Heraloebss

MPN Indonesia 16 September 2026 - Seorang warga negara asing (WNA) asal China bernama Wei Shang diamankan petugas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar setelah diduga terlibat dalam perburuan dan konsumsi penyu, satwa yang dilindungi, di wilayah Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Pengamanan dilakukan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, saat Wei Shang diduga hendak meninggalkan Indonesia menuju Kuala Lumpur, Malaysia, pada Senin (14/9).

Sementara itu, Polres Raja Ampat mulai melakukan penyelidikan setelah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana tersebut pada Selasa (15/9).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, Abdi Widodo Subagio, membenarkan Wei Shang telah diamankan setelah pihaknya menerima permintaan resmi dari Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.

“Sudah kita amankan,” ujar Abdi saat dikonfirmasi, Selasa (15/9), dikutip MPN Indonesia dari detik.com, Rabu (16/9).

Bunuh Penyu untuk Dikonsumsi

Menurut Abdi, permintaan tersebut diajukan setelah muncul dugaan Wei Shang membunuh penyu dan mengonsumsinya berdasarkan unggahan di media sosial milik yang bersangkutan.

“Memang ada permintaan dari Pemkab Raja Ampat,” ujar Abdi.

Wei Shang diamankan ketika terindikasi akan melakukan perjalanan ke luar negeri menggunakan pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan AK335 rute Makassar-Kuala Lumpur.

“Kami mengamankan yang bersangkutan saat terindikasi akan melakukan perjalanan dengan pesawat AirAsia nomor penerbangan AK335 rute Makassar tujuan Kuala Lumpur. Tindakan ini dilakukan agar proses penegakan hukum di Indonesia bisa diselesaikan terlebih dahulu,” jelas Abdi.

Ia menambahkan, proses pengamanan berlangsung tanpa hambatan.

“Selama proses penjemputan dan pengamanan di area bandara, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa ada perlawanan,” tambahnya.

Baca Juga:  Ngaku Tak Punya Uang, Pria 22 Tahun Ini Nekat Curi Susu Demi Keponakan

Pengamanan Berawal dari Permintaan Pemkab Raja Ampat

Dalam keterangan terpisah, Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Kabid Inteldakim) Makassar, Erwin Hendrawinata, mengatakan pengamanan dilakukan setelah pihaknya menerima surat resmi dari Pemerintah Kabupaten Raja Ampat.

Dalam surat tersebut, Pemkab Raja Ampat meminta agar Wei Shang dicegah keluar dari Indonesia.

“WNA itu diamankan saat hendak terbang ke luar negeri, Malaysia,” ujar Erwin kepada awak media, Selasa (15/9).

Ia menjelaskan, surat tersebut menjadi dasar bagi petugas untuk melakukan pencegahan keberangkatan dan mengamankan Wei Shang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

“Adanya surat permohonan resmi dari Raja Ampat untuk meminta mencegah yang bersangkutan ke luar negeri,” ucapnya.

Berdasarkan informasi awal yang diterima Imigrasi, Wei Shang diduga melakukan aktivitas spearfishing atau penombakan ikan terhadap penyu di wilayah perairan Painemo, Kabupaten Raja Ampat.

“Berdasarkan surat itu, bahwa WNA tersebut ini diduga telah melakukan aktivitas spearfishing (penombakan ikan), yaitu penyu. Kemudian, dia masak dan makan penyu itu,” bebernya.

Pelaku Diduga Berprofesi sebagai Instruktur Diving

Dalam pemeriksaan awal, Wei Shang diketahui kerap melakukan aktivitas penyelaman.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Imigrasi, ia mengaku bekerja sebagai instruktur diving dan juga sebagai pengajar di Australia.

“Ya, kalau jelasnya yang kami tahu dia memang instruktur diving ya. Apa sih, ADIA ya kalau tidak salah itu. Cuma untuk lebih jelasnya kami juga apa, hanya sebatas itu informasinya memang dia mengaku sebagai instruktur dan sebagai guru juga di Australia. Begitu,” jelas Erwin.

Erwin menegaskan Kantor Imigrasi Makassar hanya melakukan pengamanan karena lokasi dugaan peristiwa berada di Raja Ampat.

Penanganan selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong.

Baca Juga:  Viral! Warga di Rajeg Tangerang Bubarkan Ibadah Jemaat GKPI

“Kami hanya mengamankan saja karena yang ini kan kasusnya lokusnya di Raja Ampat. Jadi kami diminta untuk mencegah yang bersangkutan keluar dan kami juga berkoordinasi Kantor Imigrasi Sorong. Dan segera kami akan mengawal beliau ke Sorong,”ujarnya.

Abdi juga menyampaikan Wei Shang direncanakan diterbangkan ke Sorong untuk proses lebih lanjut.

“Mungkin sebentar malam diterbangkan ke Sorong,” ujarnya.

Polisi Mulai Melakukan Penyelidikan

Di sisi lain, kepolisian mulai mengusut dugaan tindak pidana terkait perburuan dan konsumsi penyu tersebut.

Pelaksana Tugas Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny Hengkelare, mengatakan laporan telah diterima Satreskrim Polres Raja Ampat.

“Terkait adanya laporan mengenai dugaan konsumsi satwa jenis penyu yang dilindungi oleh seorang warga WNA. Laporan tersebut telah diterima oleh Sat Reskrim Polres Raja Ampat tadi malam,” ujar Jenny kepada awak media, Selasa (15/9).

Saat ini, penyidik masih melakukan pengecekan ke lokasi kejadian untuk memastikan informasi yang diterima sekaligus mengumpulkan bahan keterangan.

Menurut Jenny, perkara tersebut masih berada pada tahap penyelidikan sehingga kepolisian belum menyimpulkan adanya pelanggaran hukum.

“Perlu kami sampaikan bahwa perkara ini masih dalam tahap penyelidikan. Apabila dari hasil penyelidikan ditemukan adanya dugaan pelanggaran hukum, maka akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

 (AKM/NID/RAD) 



MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional9 minutes ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi2 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi2 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga2 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral2 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga2 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga2 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga3 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita3 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita3 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Fleetwood vs Arsenal 1 1 (5 3) The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti
Olahraga4 hours ago

Fleetwood vs Arsenal 1-1 (5-3): The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption
Berita4 hours ago

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh
Berita19 hours ago

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh

TKA di Kalteng Ditunda akibat Karhutla, Simak Jadwal Terbarunya
Berita20 hours ago

TKA di Kalteng Ditunda akibat Karhutla, Simak Jadwal Terbarunya

WNA Asal Taiwan Ditetapkan jadi Tersangka Utama Dugaan Penyeludupan 1,16 Ton Ketamin
Kriminal20 hours ago

WNA Asal Taiwan Ditetapkan jadi Tersangka Utama Dugaan Penyeludupan 1,16 Ton Ketamin

Trending