Connect with us

Teknologi

Samsung akan Luncurkan Fitur Layar Privasi Mirip Anti Spy

Samsung akan meluncurkan fitur layar privasi terbaru yang dirancang untuk melindungi layar smartphone dari mata-mata di ruang publik.

Logompn

Published

on

Samsung Dikabarkan akan Luncurkan Fitur Layar Privasi Mirip Anti Spy
Samsung akan Luncurkan Fitur Layar Privasi Mirip Anti Spy | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 18 Februari 2026 - Samsung akan meluncurkan fitur layar privasi terbaru yang dirancang untuk melindungi layar smartphone dari mata-mata di ruang publik.

Fitur ini diperkirakan akan hadir pertama kali pada perangkat flagship Galaxy S26 Ultra.

Dalam video teaser Samsung, fitur itu bernama “zero-peeking privacy”. Saat fitur dinyalakan, layar terlihat hitam jika dilihat dari samping.

“Samsung akan segera meluncurkan lapisan privasi baru untuk melindungi ponsel Anda dari pengintipan di mana pun Anda berada,” demikian pernyataan Samsung di laman resminya, dikutip MPN Indonesia pada Rabu (18/2).

Andalkan Teknologi dari Samsung Display

Teknologi ini mengandalkan panel Flex Magic Pixel OLED dari Samsung Display.

Sistem bekerja pada level per piksel, memungkinkan penerapan efek privasi secara selektif pada elemen tertentu, bukan keseluruhan layar.

Samsung menyatakan bahwa teknologi ini dikalibrasi untuk melindungi pengguna tanpa mengganggu aktivitas.

Samsung menyebut pengembangan fitur layar privasi ini membutuhkan waktu lima tahun, dimulai sekitar tahun 2021.

Fitur ini bukan sekadar software tambahan, melainkan hasil rekayasa perangkat keras dan perangkat lunak yang mendalam.

“Butuh lebih dari lima tahun rekayasa, pengujian, dan penyempurnaan untuk sampai ke sini,” kata Samsung.

“Kami mempelajari bagaimana orang menggunakan ponsel mereka, apa yang mereka anggap pribadi, dan bagaimana keamanan seharusnya terasa dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Hadirkan Fleksibilitas bagi Pengguna

Fitur layar privasi ini menghadirkan fleksibilitas tinggi. Pengguna dapat menyesuaikan tingkat perlindungan layar berdasarkan konteks pemakaian, seperti saat membuka aplikasi perbankan atau ketika berada di ruang publik.

Pengaturan visibilitas dapat diatur untuk aplikasi tertentu atau elemen seperti notifikasi pop-up, memberikan kontrol detail terhadap informasi yang ingin dilindungi.

Baca Juga:  Redmi 17 Kapan Rilis di Indonesia? Cek Spesifikasi dan Perkiraan Harganya

Pengaturan ini juga dapat disinkronkan dengan kecerdasan buatan (AI), sehingga privasi aktif otomatis ketika ponsel mendeteksi ada aktivitas sensitif di tempat umum.

Samsung menyebut bahwa pendekatan ini memungkinkan pengguna tidak terjebak dalam sistem perlindungan menyeluruh yang justru dapat mengganggu kenyamanan penggunaan.

“Ini adalah privasi yang dapat Anda lihat dan keamanan yang dapat Anda rasakan,” ujar Samsung.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending