Teknologi
Samsung Perkenalkan Konsep Ambience Intelligence, Apa Itu?
Samsung memperkenalkan konsep baru bernama Ambience Intelligence dalam acara Galaxy AI Forum yang digelar di New York pada Kamis (10/7).
MPN Indonesia 13 Juli 2025 - Samsung resmi memperkenalkan konsep baru bernama Ambience Intelligence dalam acara Galaxy AI Forum yang digelar di New York pada Kamis (10/7).
Dalam forum tersebut, raksasa teknologi asal Korea Selatan ini menekankan visi jangka panjang bahwa kecerdasan buatan (AI) tidak hanya menjadi fitur tambahan di perangkat, tetapi akan menyatu secara alami, personal, dan prediktif dalam kehidupan sehari-hari pengguna.
Apa Itu Ambience Intelligence
Hal ini disampaikan oleh Corporate Executive Vice President & Head of Language AI Team di Samsung Electronics, Jisun Park yang menyatakan Ambience Intelligence merupakan pendekatan desain yang mentransformasi smartphone menjadi pusat kendali AI yang mampu mengenali konteks secara multimodal.
Dengan kata lain, ponsel dapat mengenali suara, gambar, teks, dan sentuhan lewat rutinitas harian yang biasa dilakukan pengguna.
“Ponsel bukan lagi hanya alat komunikasi, tapi menjadi pusat ekosistem AI yang memahami Anda secara utuh,” jelas Park dalam forum tersebut.
Samsung mengimplementasikan pendekatan ini melalui perangkat Galaxy S25, yang kini telah digunakan oleh lebih dari 70% penggunanya untuk mengakses fitur Galaxy AI.
Fitur seperti Circle to Search dan Photo Assist dirancang agar pengguna dapat berinteraksi secara intuitif tanpa interface yang rumit, menjadikan teknologi seolah tidak terlihat namun aktif bekerja di latar belakang.
Samsung, Google, dan Qualcomm Kolaborasi Wujudkan Ambience Intelligence
Samsung menyatakan bahwa untuk merealisasikan Ambience Intelligence secara penuh, dibutuhkan kolaborasi erat antarperusahaan teknologi besar.
Google berperan menyediakan integrasi mendalam melalui Gemini, model AI multimodal yang mengoptimalkan pengalaman pengguna.
Hal ini selaras dengan yang dikatakan Vice President of Android Consumer Product & Experience, Mindy Brooks, yang menekankan pentingnya pemahaman mendalam tentang pengguna.
“Melalui kolaborasi erat dengan Samsung, Gemini bekerja secara mulus di berbagai perangkat mereka dan terhubung dengan aplikasi pihak pertama mereka untuk memberikan respons yang bermanfaat dan personal,” katanya.
Sementara itu, Vice President of Product Management di Qualcomm Technologies, Vinesh Sukumar mengatakan bahwa Qualcomm mendukung dari sisi perangkat keras dengan chipset Snapdragon yang mampu menjalankan AI secara efisien dan aman langsung di perangkat.
“Trust adalah fondasi dari AI yang dipersonalisasi, dan untuk kami, kepercayaan itu dibangun di tingkat perangkat keras,” ujar Sukumar.
Implementasi ambience intelligence juga mencakup integrasi sensor-sensor seperti suara, visual, dan konteks lingkungan pengguna. Konsep ini memungkinkan AI memberikan respons berdasarkan perilaku dan kebutuhan pengguna secara proaktif, bukan reaktif.
Ekspansi Galaxy AI ke 400 Juta Perangkat Android
Komitmen Samsung terhadap pengembangan Ambience Intelligence tidak berhenti di smartphone. Samsung mengumumkan rencana untuk memperluas dukungan Galaxy AI ke lebih dari 400 juta perangkat hingga akhir tahun 2025.
Ini termasuk integrasi dengan perangkat wearable seperti jam tangan pintar dan kacamata pintar dalam ekosistem Android mereka.
“Pusat inovasi kami adalah keinginan untuk menghadirkan pengalaman AI seluler yang mulus dan aman kepada konsumen yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Park.
Perubahan Model Desain dan Interaksi Pengguna
Aspek paling menarik dari Ambience Intelligence Samsung bukanlah teknologinya sendiri melainkan bagaimana teknologi tersebut mengubah pola perilaku pengguna lewat fitur-fitur berikut:
- Fitur Circle to Search mengubah cara pengguna mencari informasi dengan menghilangkan kotak pencarian tradisional dan menggantinya dengan gestur alami seperti mencoret atau menyorot objek di layar.
- Sedangkan Photo Assist memungkinkan pengeditan gambar hanya dengan satu gerakan, menggunakan AI untuk mendeteksi subjek, pencahayaan, dan komposisi gambar.
- Fitur Now Brief menyederhanakan panel notifikasi dengan hanya menampilkan informasi relevan berdasarkan lokasi, waktu, dan kebiasaan pengguna.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
