Connect with us

Teknologi

Usai Negosiasi Alot, iPhone 16 Siap Meluncur di Indonesia

Setelah menunggu selama lima bulan, iPhone 16, termasuk model baru iPhone 16e, akhirnya dipastikan akan masuk ke Indonesia.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 X 849 Px) Mpn 2025 02 28t103650.939
Menperin Agus Gumiwang | Gambar: Kemenperin

MPN Indonesia 28 Februari 2025 - Setelah menunggu selama lima bulan, iPhone 16, termasuk model baru iPhone 16e, akhirnya dipastikan akan masuk ke Indonesia.

Peluncuran ini menjadi kabar baik bagi penggemar Apple, terutama setelah perusahaan menghadapi tantangan dalam memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Kami sangat senang untuk memperluas investasi di Indonesia dan tidak sabar untuk meluncurkan seluruh rangkaian produk iPhone 16, termasuk iPhone 16e, kepada konsumen lokal,” ujar Apple dikutip MPN Indonesia dari Kompas.com, Jumat (28/2).

Capai Kesepakatan dengan Kemenperin

Sebelumnya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengumumkan persetujuan atas rencana investasi Apple untuk periode 2025-2028 dan bahkan telah menandatangi nota kesepakatan (MoU) untuk 2023 – 2029.

“Kementerian Perindustrian telah menyetujui rencana investasi inovasi dari Apple untuk periode 2025-2028 dan juga telah menandatangani MoU dengan Apple untuk komitmen investasi pada periode 2023-2029,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dikutip MPN Indonesia dari website resmi Kemenperin, Jumat (28/2).

Apple berkomitmen berinvestasi USD160 juta (sekitar Rp2,6 triliun) dalam bentuk dana tunai.

Pemerintah juga mencatat bahwa Apple memiliki utang investasi periode 2020-2023 sebesar 10 juta dolar AS, yang baru saja dilunasi pada Desember 2024.

Sebagai bagian dari penalti, Apple diminta untuk melakukan investasi tambahan.

Investasi Apple di Indonesia

MoU antara Apple dan Kemenperin ini mencakup pendirian Apple Software Innovation and Technology Institute, Apple Professional Developer Academy, serta keberlanjutan Apple Academy.

Selain investasi dana, Kemenperin memperkirakan program inovasi Apple akan memberikan multiplier effect hingga USD72,3 juta.

Angka ini terdiri dari USD47,3 juta transfer teknologi dari Apple Academy (2023-2029) dan USD25 juta investasi dari bisnis yang dibangun lulusan Apple Academy (50 perusahaan/startup).

Baca Juga:  Bocoran Warna iPhone 18 Pro selain Oranye, Kira-Kira Warna Apa?

Apple juga berkomitmen mendirikan R&D Center di Indonesia, yang akan fokus pada pengembangan software. Ini akan menjadi R&D Center kedua di luar AS setelah Brazil dan yang pertama di Asia.

Pusat ini akan melibatkan 15 perguruan tinggi, termasuk ITB, UI, UGM, dan ITS dalam Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC).

“Kementerian Perindustrian dan Apple akan bersama-sama membuat Roadmap Manufaktur Apple hingga 2029, yang akan menjadi komitmen untuk memperluas keberadaan GVC Apple ke Indonesia,” jelas Agus Gumiwang.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending