Connect with us

Internasional

Pengakuan Kekasih Sebabkan Bos Kartel Meksiko El Mencho Tewas?

El Mencho, pemimpin kartel CJNG, tewas dalam baku tembak dengan militer Meksiko di Tapalpa.

Logompn

Published

on

Pengakuan Kekasih Buat Bos Kartel Meksiko El Mencho Tewas?
Pengakuan Kekasih Buat Bos Kartel Meksiko El Mencho Tewas? Gambar: Reuters

MPN Indonesia 26 Februari 2026 - Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, pemimpin kartel narkoba Jalisco New Generation Cartel (CJNG), tewas dalam baku tembak dengan militer Meksiko di Tapalpa, negara bagian Jalisco, pada Minggu (22/2).

Keberadaan El Mencho terungkap setelah aparat Meksiko melacak pergerakan salah satu kekasihnya yang diketahui mendatangi lokasi persembunyiannya.

Operasi dimulai setelah aparat menerima informasi dari seorang pria yang dekat dengan kekasih El Mencho.

Berdasarkan keterangan resmi Menteri Pertahanan Meksiko Ricardo Trevilla, perempuan itu diantar oleh orang kepercayaan El Mencho ke properti persembunyian di Tapalpa pada Jumat (21/2), dan pergi keesokan harinya.

Aparat kemudian mengikuti jejaknya hingga menemukan lokasi persembunyian sang gembong narkoba.

Militer Meksiko melancarkan penggerebekan melalui darat dan udara dengan mengerahkan pasukan khusus, termasuk Garda Nasional dan unit elite.

Dalam baku tembak yang terjadi, El Mencho dan dua orang lainnya mengalami luka parah dan meninggal saat dievakuasi ke rumah sakit.

“Proses intelijen sangat kompleks,” ujar Trevilla terkait operasi ini, dikutip MPN Indonesia dari The New York Post pada Kamis (26/2).

Kronologi Penindakan dan Kematian El Mencho

Penggerebekan berlangsung di kawasan pegunungan terpencil Tapalpa, sekitar 130 kilometer dari Guadalajara.

El Mencho ditemukan bersenjata senapan serbu dan dua peluncur roket.

Pengawalnya sempat menembaki helikopter militer hingga menyebabkan pendaratan darurat di pangkalan militer terdekat, namun tidak ada korban jiwa dari pihak militer.

Tembakan awal datang dari pengawal El Mencho saat pasukan darat mendekati tempat persembunyian.

Baca Juga:  Rebecca Klopper Datangi Bareskrim Polri, Kuasa Hukum: Supaya Tidak Terjadi Lagi Hal yang Tidak Diinginkan

Peristiwa ini berujung pada kontak senjata dan pengejaran ke wilayah hutan sekitar resor tersebut.

Beberapa anggota kartel bersembunyi di gubuk-gubuk di antara semak-semak.

El Mencho dan dua pengawalnya terluka kritis sebelum akhirnya meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit di Mexico City, bukan di Guadalajara seperti rencana semula.

Menurut Menteri Keamanan Omar García Harfuch, jenazah El Mencho kemudian diterbangkan ke Mexico City untuk keperluan proses hukum sebelum diserahkan kepada keluarga.

Keterlibatan Amerika Serikat

Pemerintah Amerika Serikat turut memberikan dukungan intelijen melalui Komando Utara AS dan satuan tugas gabungan US Joint Interagency Task Force-Counter Cartel.

Informasi mengenai lokasi El Mencho disediakan dalam bentuk berkas intelijen menjelang operasi militer. Meski demikian, operasi sepenuhnya dipimpin oleh militer Meksiko.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menolak operasi militer asing di wilayahnya tanpa persetujuan, namun memperkuat kerja sama dalam hal ekstradisi dan pertukaran intelijen.

Dampak Kekerasan Pascakematian El Mencho

Kematian El Mencho memicu kekacauan meluas di 20 dari 32 negara bagian Meksiko.

Di negara bagian Jalisco, pendukung bersenjata dari CJNG membakar kendaraan, membobol toko, mendirikan penghalang jalan, serta menyebabkan pembatalan kelas dan penerbangan.

Pemerintah Meksiko mengerahkan sekitar 10.000 tentara tambahan untuk mengendalikan situasi di wilayah Jalisco dan Michoacan.

Sebanyak 25 anggota penegak hukum Meksiko dilaporkan tewas dan 30 anggota kartel CJNG tewas dalam bentrokan lanjutan.

Total korban jiwa dalam operasi dan kekacauan susulan mencapai lebih dari 70 orang, menurut data pejabat Meksiko.

Omar mengatakan bahwa kelompok narkoba tersebut melancarkan 27 serangan pengecut terhadap aparat di Jalisco.

Kematian El Tuli dan Peran Internal Kartel

Salah satu tokoh penting CJNG, Hugo H. alias El Tuli, tangan kanan El Mencho, juga tewas pada Senin (23/2) setelah terlibat baku tembak dengan aparat keamanan saat berupaya melarikan diri dari Guadalajara.

Baca Juga:  Mangkir dari Panggilan Kejagung, Rekan Bisnis Riza Chalid Dicegah ke Luar Negeri

El Tuli diduga menjadi otak di balik gelombang kekacauan usai kematian El Mencho, termasuk menawarkan lebih dari 1.000 dolar AS kepada siapa saja yang membunuh petugas keamanan.

(ADN/NID/RAD)

Trending