Viral
Viral! Driver Ojol Ini Cancel Siswi SMP yang Punya Bobot Berlebih
Video driver ojol di Tangerang Selatan viral usai tolak siswi SMP dengan alasan motor kecil. Aksi tersebut menuai kritik.
Banten, MPN Indonesia 26 Februari 2026 - Seorang driver ojol menjadi sorotan publik setelah videonya menolak pesanan dari seorang siswi SMP viral di media sosial.
Peristiwa ini terjadi di kawasan Pondok Ranji, Tangerang Selatan (Tangsel) dan tersebar luas setelah diunggah oleh akun Instagram @ojolfakesgps pada Rabu, (25/2).
Dalam video yang beredar, pengemudi ojol terdengar menolak penumpang tersebut dengan alasan ukuran motor yang terlalu kecil untuk mengangkut penumpang berbadan besar.
“Kak, mohon maaf ya kak. Motor saya kecil, order yang motor besar aja ya kak. Ini saya cancel ya, maaf,” ujar driver tersebut, dikutip MPN Indonesia pada Kamis (26/2).
Sikap tersebut menuai kritik tajam karena dianggap mempermalukan siswi dan dinilai mengandung unsur body shaming, terlebih karena direkam dan diunggah ke media sosial.
Konten yang diunggah memicu reaksi keras dari warganet dan juga sesama driver ojol.
Banyak yang menyayangkan tindakan tersebut karena dinilai tidak menjaga perasaan penumpang, apalagi dalam konteks seorang pelajar.
“Aduh bang, saya yang sama-sama ojol dan punya keresahan yang sama juga sakit hati bang lihat video abang ini,” ujar salah satu pengemudi ojol
Penjelasan dan Klarifikasi Driver Ojol
Dalam klarifikasinya yang diunggah di akun Instagram @ojolfakesgps pada Rabu (25/2), pengemudi tersebut menjelaskan bahwa alasan utama ia kerap menolak penumpang berbadan besar adalah karena kondisi motornya.
“Motor gue itu shock (shockbreaker)-nya pernah gue ganti gara-gara keseringan bawa penumpang yang big size,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia pada Kamis, (26/2).
Ia juga menyatakan bahwa konten tersebut dibuat sebagai bentuk edukasi terkait fitur GrabBike XL yang tersedia di layanan Grab.
Layanan ini ditujukan untuk penumpang berbadan besar agar perjalanan lebih aman dan nyaman.
“Itu untuk penumpang yang big size, supaya driver nyaman, penumpang nyaman, keselamatan pun nyaman,” ucapnya.
Meski telah memberikan alasan, pengemudi tersebut membantah bahwa kontennya bertujuan untuk melakukan perundungan.
Ia mengakui kesalahannya karena telah merekam dan mengunggah video yang menyinggung pihak lain.
“Sekali lagi mohon maaf buat netizen-netizen yang budiman, mohon dimaafkan,” tutupnya.
Reaksi Warganet
Respons warganet terhadap video tersebut sangat beragam namun cenderung mengecam tindakan driver ojol itu.
“Menjaga perasaan orang lain, sepele sih, tapi banyak yang gak bisa dan gak mau,” tulis akun @ri*** mencerminkan kekecewaan terhadap perilaku tersebut.
“Sebenarnya gak masalah ditolak asal gak body shaming dan dikontenin,” komentar akun @xtr***.
Seorang driver ojol lain, yang memberikan tanggapan dalam video berbeda, juga menyayangkan tindakan tersebut.
“Kan bisa cancel dengan alasan yang lain juga. Kalo ortunya yang pesen, tegur ortunya. Atau minimal angkut dulu lah. Nanti di jalan kasih tau baik-baik biar ngerti,” ujarnya.
Ia juga menyebut bahwa siswi tersebut kemungkinan tidak mengetahui keberadaan fitur pemesanan motor berukuran besar di aplikasi.
Situasi ini menuai simpati terhadap siswi yang diduga mengalami rasa malu akibat penolakan di depan teman-temannya.
“Bikin trauma, takutnya anaknya malu sama temen-temennya ih,” tulis akun @afr***.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
