Internasional
Malaysia Ikut Selidiki Anggur Hine Muscat yang Diduga Memiliki Kandungan Berbahaya
Malaysia menyelidiki anggur Hine Muscat setelah Thailand memperingatkan potensi kontaminasi bahan kimia berbahaya.
MPN Indonesia 29 Oktober 2024 - Malaysia akan menyelidiki anggur jenis “Hine Muscat” setelah Thailand mengeluarkan peringatan terkait potensi kontaminasi bahan kimia berbahaya dalam produk tersebut.
Peringatan ini pertama kali disampaikan oleh Jaringan Peringatan Pestisida Thailand (Thai-PAN), yang melaporkan bahwa sebagian besar sampel anggur “Hine Muscat” mengandung residu kimia berbahaya melebihi batas aman.
Peringatan dari Thailand
Peringatan ini mendapat perhatian luas di Thailand setelah Thai-PAN, bersama Dewan Konsumen Thailand, meminta Kementerian Kesehatan Publik Thailand untuk bertindak.
Mereka menuntut agar importir dan distributor mencantumkan negara asal anggur “Hine Muscat” pada label produk impor.
Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan transparansi dan melindungi konsumen di tengah kekhawatiran terhadap kualitas produk.
Respons dari Malaysia
Merespons situasi ini, Kementerian Pertanian dan Ketahanan Pangan Malaysia langsung bergerak melakukan pemeriksaan terhadap anggur Hine Muscat yang diimpor ke Malaysia.
Menteri Kementerian Pertanian dan Ketahanan Pangan, Datuk Seri Mohamad Sabu, menyampaikan bahwa sejumlah lembaga terkait, termasuk Departemen Layanan Karantina dan Inspeksi Malaysia serta divisi biosekuriti dari Departemen Pertanian, akan segera memulai investigasi.
Pengumuman ini disampaikan pada Minggu (27/10), seperti dilaporkan oleh The Star.
Mohamad Sabu menegaskan bahwa kementerian akan memantau situasi secara intensif dan mengkaji seluruh aspek terkait perdagangan internasional produk ini.
Ia juga menekankan bahwa hingga kini belum ada laporan resmi terkait anggur yang tercemar bahan kimia.
Proses Pemantauan dan Tindak Lanjut
Meski belum ada keluhan yang diterima, Kementerian Pertanian dan Ketahanan Pangan Malaysia tetap berkomitmen memantau perkembangan ini dengan serius.
Jika di kemudian hari ditemukan bukti adanya residu kimia berbahaya pada anggur Hine Muscat yang diimpor, pihaknya akan segera mengambil tindakan tegas demi melindungi konsumen.
Langkah ini diambil untuk menjaga keamanan masyarakat Malaysia dari kemungkinan paparan bahan kimia berbahaya dalam produk impor, sesuai dengan standar keamanan pangan yang berlaku.
Pemeriksaan oleh lembaga terkait akan menitikberatkan pada prosedur ekspor dan impor, terutama untuk memastikan bahwa produk yang masuk ke Malaysia aman dikonsumsi.
Dampak pada Perdagangan Internasional
Masalah kontaminasi anggur ini tidak hanya berdampak pada konsumen di Thailand, tetapi juga berpotensi memengaruhi perdagangan internasional di kawasan Asia Tenggara.
Fokus kini tertuju pada proses impor produk pertanian, termasuk anggur Hine Muscat, yang diperdagangkan antarnegara.
Jika ditemukan pelanggaran terhadap standar keamanan, negara-negara pengimpor dapat memberlakukan pembatasan atau larangan terhadap produk tersebut, yang akan berdampak pada rantai pasok dan pasar ekspor anggur.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
