Connect with us

Internasional

Rusia dan Indonesia Gelar Latihan Militer Orruda, Tegaskan Bukan Ancaman bagi Negara Lain

Duta Besar Rusia untuk Indonesia menegaskan bahwa latihan militer gabungan ‘Orruda’ pada November 2024 adalah bagian dari kerja sama rutin, bukan ancaman.

Adinda

Published

on

Rusia dan Indonesia Gelar Latihan Militer Orruda, Tegaskan Bukan Ancaman bagi Negara Lain
Rusia dan Indonesia Gelar Latihan Militer Orruda, Tegaskan Bukan Ancaman bagi Negara Lain. Gambar : Dok. Medcom.id

MPN Indonesia 29 Oktober 2024 - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, menegaskan bahwa latihan militer gabungan antara Angkatan Laut Rusia dan Indonesia yang akan dilaksanakan pada 4-8 November 2024 di Surabaya bukanlah ancaman bagi negara lain.

Menurut Tolchenov, latihan ini merupakan bagian dari kerja sama bilateral rutin di bidang pertahanan antara Rusia dan Indonesia serta bertujuan untuk memperkuat kapabilitas militer kedua negara.

“Latihan ini adalah bagian dari hubungan bilateral kami. Kami tidak bermaksud mengancam siapa pun. Tujuannya adalah untuk memperkuat kapabilitas pertahanan kedua negara dan mengeksplorasi peluang kerja sama di masa depan,” ujar Tolchenov dalam konferensi pers di kediamannya di Jakarta Selatan, Senin (28/10).

Fokus Latihan Orruda dan Asal-usul Nama

Latihan militer gabungan ini dinamai “Orruda,” yang merupakan kombinasi dari kata “Orel” (elang dalam bahasa Rusia) dan “Garuda” sebagai lambang negara Indonesia.

Latihan Orruda akan menjadi kolaborasi pertahanan pertama yang melibatkan Angkatan Laut kedua negara.

Meski ini merupakan latihan gabungan perdana bagi Indonesia dan Rusia, Tolchenov menekankan bahwa Rusia sudah berpengalaman melakukan latihan serupa dengan sejumlah negara.

“Saya dengar dan baca di media lokal bahwa Indonesia sudah sering latihan dengan banyak negara. Jadi saya yakin ini adalah hal biasa yang kami lakukan dengan negara-negara sahabat, termasuk Indonesia,” tambahnya.

Latihan ini tidak mengundang pengamat resmi dari negara lain, namun tetap bersifat terbuka.

“Kami tidak menyembunyikan apa pun. Jika ada negara yang ingin memantau dari satelit atau kapal, dipersilakan. Namun, kami tidak mengundang pengamat secara khusus,” jelas Tolchenov.

Baca Juga:  Kapan Timnas Indonesia Main Lagi di Piala AFF 2026?

Partisipasi dan Aset TNI AL dalam Latihan Orruda

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI I Made Wira Hady Arsanta Wardhana mengungkapkan bahwa TNI AL akan mengerahkan sejumlah aset strategis dalam latihan ini, termasuk fregat KRI I Gusti Ngurah Rai-332, korvet KRI Frans Kaisiepo-368, serta helikopter antikapal selam AS565 MBe.

“Latihan ini penting untuk menguji kemampuan prajurit kita dalam operasi militer, sekaligus mempererat hubungan kedua negara dalam bidang pertahanan,” ujar Wira pada Rabu (23/10).

Melalui latihan Orruda, Indonesia dan Rusia berharap dapat meningkatkan interoperabilitas dan memperkuat pertukaran informasi dalam sistem operasi dan jaringan militer.

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending