Connect with us

Viral

Tak Mampu Rawat, Bocah 12 Tahun Tinggalkan Adiknya: Ibu Meninggal

Bocah 12 tahun diduga meninggalkan adik kandungnya yang baru lahir di sebuah gerobak nasi uduk di Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/3) sore.

Logompn

Published

on

Tak Mampu Rawat, Bocah 12 Tahun Tinggalkan Adiknya Ibu Meninggal
Tak Mampu Rawat, Bocah 12 Tahun Tinggalkan Adiknya: Ibu Meninggal | Gambar: Dok. Polsek Pasar Minggu

MPN Indonesia 5 Maret 2026 - Bocah 12 tahun diduga meninggalkan adik kandungnya yang baru lahir di sebuah gerobak nasi uduk di Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/3) sore.

Bayi perempuan tersebut diperkirakan baru berusia dua hari dan ditemukan bersama sebuah tas belanja hitam yang berisi perlengkapan bayi serta selembar surat.

“Bayi perempuan tersebut diperkirakan berusia dua hari berdasarkan tulisan di kertas yang dituliskan oleh seorang berinisial Z yang diduga dengan sengaja menelantarkan bayi di TKP,” ujar Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, Selasa (3/3), dikutip MPN Indonesia dari Kompas.com.

Isi Surat

Surat yang ditemukan bersama bayi tersebut diduga ditulis oleh kakaknya berinisial Z, yang mengaku berusia 12 tahun.

Dalam pesan tersebut, Z menjelaskan bahwa ibu mereka meninggal dunia saat melahirkan, sehingga ia tidak mampu merawat adiknya.

“Adik saya lahir 2 Maret 2026,” tulisnya.

Z juga menyampaikan permintaan kepada siapa pun yang menemukan bayi tersebut agar bersedia merawatnya karena ia tidak mampu melakukannya sendiri setelah ibu mereka meninggal dunia saat proses persalinan.

“Assalamualaikum, Bapak/Ibu yang menemukan adik saya, saya Z ingin minta tolong untuk merawat adik saya, karena ibu saya meninggal saat melahirkan,” tulisnya.

Di bagian akhir surat, Z juga menyampaikan harapan terkait masa depan adiknya yang masih bayi, agar dapat dibesarkan dengan baik oleh orang yang menemukannya.

“Tolong anggap seperti anak sendiri, karena saya tidak akan menemukan atau mengunjungi dia lagi. Saya tidak mau masa depan dia seperti saya. Terima kasih,” tulisnya.

Kronologi Penemuan Bayi

Penemuan bayi tersebut bermula ketika seorang warga bernama Dinda mendengar suara tangisan dari luar rumahnya di kawasan Pasar Minggu.

Baca Juga:  Bocah Korban Jersey Dibawa Kabur Akhirnya Bertemu Marselino Ferdinan dan Terima Jersey secara Langsung

Saat itu Dinda sedang berada di lantai dua rumahnya.

Setelah mencoba mencari sumber suara, ia menyadari bahwa tangisan tersebut berasal dari sebuah gerobak nasi uduk yang ada di depan rumahnya.

“Saksi Dinda mendengar suara tangisan bayi dari arah gerobak yang berada di depan rumah,” kata Anggiat.

Informasi ini kemudian disampaikan kepada ibunya sebelum bayi tersebut diamankan.

Dinda bersama ibunya lalu membawa bayi tersebut ke dalam rumah untuk diamankan sebelum menghubungi pihak kepolisian.

Selain surat, petugas juga menemukan beberapa perlengkapan bayi di dalam tas yang ditinggalkan bersama bayi tersebut.

Perlengkapan yang ditemukan antara lain sekotak susu formula berwarna merah, tisu basah, dan sepasang sarung tangan bayi berwarna biru.

Diserahkan ke Dinas Sosial

Setelah ditemukan warga, bayi tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu untuk mendapatkan penanganan awal.

Selanjutnya, bayi tersebut direncanakan diserahkan kepada Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut.

(AKM/NID/RAD)

Trending