Politik
Resmikan 218 Jembatan di Daerah Terpencil, Presiden Prabowo Prioritaskan Akses untuk Anak-Anak Sekolah
Presiden Prabowo resmikan 218 jembatan guna meningkatkan akses sekolah anak di wilayah terpencil dan terdampak bencana.
Jawa Barat, MPN Indonesia 10 Maret 2026 - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 218 jembatan di berbagai wilayah Indonesia melalui konferensi video dari kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/3).
Peresmian dilakukan secara hybrid sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya untuk mendukung akses pendidikan anak-anak di wilayah terpencil dan terdampak bencana.
Presiden menegaskan bahwa pembangunan ratusan jembatan dalam waktu singkat merupakan pencapaian signifikan dalam memperbaiki konektivitas dan keselamatan, terutama bagi anak-anak sekolah.
“Acara hari ini, peresmian 218 jembatan yang telah dilaksanakan dalam waktu 2,5 bulan adalah suatu prestasi yang menurut hemat saya adalah prestasi luar biasa,” ujar Prabowo, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa, (10/3).
Salah satu daerah penerima manfaat adalah Nias Selatan, di mana sejumlah anak sekolah sebelumnya harus menyeberangi sungai deras.
Kini mereka dapat bersekolah dengan aman setelah jembatan dibangun.
Prabowo pun berdialog langsung dengan siswa, termasuk Yamisa Zebua, yang sempat viral karena menyampaikan keluhan melalui media sosial.
Jembatan untuk Akses Pendidikan dan Tanggap Bencana
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak melaporkan bahwa pembangunan jembatan merupakan bagian dari program percepatan infrastruktur oleh TNI AD.
Hingga saat ini, proses pembangunan telah dimulai di 1.072 titik, dan 218 jembatan telah rampung.
“Izin melaporkan tentang jembatan, pada saat ini kita sudah mulai mengerjakan di 1.072 jembatan, 218 sudah selesai,” ungkap Maruli melaporkan dari Desa Lhok Kuyuen, Kec. Sawang, Kabupaten Aceh Utara, dikutip MPN Indonesia melalui laman Sekretariat Kabinet.
Maruli juga menjelaskan bahwa dari hasil survei terdapat 480 jembatan di daerah bencana yang membutuhkan penanganan, dan 145 di antaranya sudah selesai dikerjakan.
“Khususnya untuk di daerah bencana Pak, kami sudah mensurvei ada 480 jembatan, dan kemungkinan ini juga akan terus bertambah. Kami sudah menyelesaikan 145 jembatan,” jelas Maruli.
Presiden menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran TNI dan pemerintah daerah.
“Prestasi ini menunjukkan kesungguhan hati dari seluruh prajurit TNI, seluruh petugas di daerah-daerah yang terkena bencana dan juga daerah-daerah lain yang sangat memerlukan jembatan-jembatan ini,” ujarnya.
Respons Langsung untuk Anak Nias Selatan
Dalam dialog dengan siswa dari Nias Selatan, Presiden berdiskusi langsung dengan Yamisa Zebua, siswi kelas 12 berusia 17 tahun.
Yamisa dikenal setelah videonya viral saat menyampaikan keluhan soal akses pendidikan yang berbahaya.
Kini, setelah jembatan dibangun, Yamisa menyampaikan terima kasih secara langsung.
“Terima kasih atas semua bantuan yang telah Bapak berikan kepada kami,” kata Yamisa.
Presiden pun mengenali wajah Yamisa saat videonya diputar.
“Yamisa, itu kamu. Kamu itu ya? Berani sekali kau teriak-teriak ke Presiden,” ujar Prabowo sambil tersenyum.
“Tapi justru karena kau teriak-teriak, aku langsung dengar. Alhamdulillah terima kasih,” lanjutnya.
Namun, Yamisa juga menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum menjangkau sekolahnya.
“Belum sampai?,” tanya Prabowo.
“Iya, Pak. Orang tua kami tidak mampu,” ujar Yamisa.
“Saya perjuangkan supaya segera MBG sampai ke sana,” jawab Prabowo.
Presiden juga menanyakan rencana pendidikan Yamisa setelah lulus.
Yamisa ingin melanjutkan kuliah di bidang kedokteran namun terkendala biaya. Prabowo pun memberikan dukungan.
“Ya sudah nanti kamu dites ya,” ujar Presiden.
Presiden juga menyatakan peluang bantuan serupa akan diberikan kepada tiga teman Yamisa yang juga ingin kuliah.
“Ya insyaAllah semua ya, tetapi harus belajar yang benar ya, nilainya harus bagus, jangan pacaran dulu ya, katanya mau studi ya,” ujar Presiden.
Infrastruktur sebagai Akses Masa Depan
Pembangunan jembatan dilakukan di sejumlah wilayah, termasuk Sumatra Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Nias Selatan.
Di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, jembatan gantung yang baru selesai dibangun mengurangi waktu tempuh anak-anak sekolah dari satu jam menjadi lima menit.
Presiden menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi wujud komitmen negara terhadap masa depan anak-anak Indonesia.
“Anak-anak kita adalah kekayaan kita yang paling berharga. Kita harus jamin mereka bisa sekolah dengan baik, kondisi mereka baik,” ujar Presiden.
Presiden juga meminta jajaran pemerintah dan TNI untuk terus melanjutkan program ini hingga seluruh wilayah terpencil mendapatkan akses yang layak.
“Ini sangat penting untuk rakyat kita dan ini juga membuktikan kepedulian negara, kepedulian pemerintah pusat terhadap kondisi rakyat di mana pun,” tegas Presiden Prabowo.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
