Connect with us

Otomotif

Apakah Dashcam Bisa Bikin Aki Mobil Tekor?

Banyak pengendara mobil yang khawatir dashcam bisa menyebabkan aki mobil cepat tekor. Apakah benar?

Logompn

Published

on

Apakah Dashcam Bisa Bikin Aki Mobil Tekor
Apakah Dashcam Bisa Bikin Aki Mobil Tekor? | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 21 Maret 2026 - Penggunaan dashcam mobil kini menjadi bagian penting dalam menunjang keamanan berkendara.

Namun, banyak pengguna yang khawatir perangkat ini bisa menyebabkan aki mobil cepat tekor.

Dashcam memang menggunakan daya dari aki, terutama saat mode parkir diaktifkan.

Tetapi, konsumsi dayanya tergolong sangat kecil dan tidak akan menguras baterai secara signifikan selama pemasangannya dilakukan dengan benar serta kualitas perangkatnya baik.

Jangan Selalu Aktifkan Mode Parkir

Dikutip MPN Indonesia dari Car Track, dashcam mobil berkualitas tinggi umumnya hanya menggunakan daya dalam jumlah kecil, bahkan ketika mode parkir aktif.

Mode ini dirancang agar kamera tetap merekam kejadian seperti pencurian atau benturan saat kendaraan diam.

Namun, untuk meminimalkan risiko pengurasan baterai, pengguna disarankan hanya mengaktifkan mode parkir pada situasi tertentu seperti parkir di area umum yang ramai dan parkir di lokasi asing atau berisiko tinggi.

Penyebab Aki Cepat Habis

Dashcam bukan satu-satunya penyebab aki mobil habis. Beberapa faktor lain yang lebih berpengaruh antara lain:

  • Lampu interior mobil yang dibiarkan menyala.
  • Sistem audio atau televisi yang aktif saat mesin mati.
  • Cuaca ekstrem seperti panas berlebihan.
  • Komponen elektronik seperti ECU yang terus aktif saat mobil tidak digunakan.

Dalam konteks dashcam, aki bisa terkuras apabila:

  • Perangkat menggunakan soket pemantik rokok tanpa fitur pemutus daya.
  • Dashcam dibiarkan merekam terus-menerus dalam mode parkir berjam-jam.
  • Pemasangan dilakukan tanpa sistem pemantauan tegangan.

Tips Mencegah Aki Tekor

Pengguna dapat menerapkan beberapa langkah untuk menghindari aki mobil cepat tekor saat menggunakan dashcam, antara lain:

  • Menggunakan kit kabel permanen dengan pemutus tegangan otomatis.
  • Mengandalkan baterai eksternal khusus dashcam.
  • Memastikan dashcam dipasang oleh teknisi profesional.
  • Mengatur sensitivitas mode parkir agar tidak terlalu tinggi.
  • Menyalakan mobil secara rutin agar aki tetap terisi melalui alternator.
Baca Juga:  Kenapa Motor Susah Hidup saat Pagi Hari? Ini Penyebabnya!

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending