Connect with us

Otomotif

8 Tips Aman Meninggalkan Mobil di Rumah saat Mudik Lebaran

Agar mobil tetap aman saat ditinggal mudik, lakukan beberapa langkah penting seperti mengecek aki, oli, dan kebersihan kendaraan.

Logompn

Published

on

8 Tips Aman Meninggalkan Mobil di Rumah saat Mudik Lebaran
8 Tips Aman Meninggalkan Mobil di Rumah saat Mudik Lebaran. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 15 Maret 2026 - Menjelang mudik Lebaran Idulfitri 2026, banyak masyarakat yang memilih meninggalkan kendaraan pribadi di rumah karena menggunakan transportasi umum untuk perjalanan ke kampung halaman.

Akibatnya, mobil pribadi kerap ditinggalkan dalam waktu lama tanpa pengawasan langsung.

Perlu diingat, meninggalkan mobil dalam durasi yang panjang tidak bisa dilakukan sembarangan.

Kondisi mobil yang tidak terawat saat ditinggal mudik berisiko mengalami berbagai kerusakan, seperti aki tekor, rem lengket, hingga gangguan akibat hewan liar.

Oleh karena itu, sejumlah langkah preventif perlu dilakukan agar kendaraan tetap aman dan prima saat kembali digunakan.

Cabut Kabel Aki jika Ditinggal Lebih dari Satu Pekan

Untuk pemilik mobil dengan jenis aki basah yang akan ditinggalkan lebih dari sebulan, kabel aki sebaiknya dicabut agar aki tidak rusak.

Sementara pada mobil dengan aki kering, kabel aki disarankan dicabut jika mobil ditinggal lebih dari dua minggu.

Hal ini untuk mencegah kerusakan sistem kelistrikan akibat aki tekor.

Namun, jika mobil hanya ditinggal kurang dari satu minggu, pelepasan kabel aki tidak diperlukan.

Disarankan untuk menjalankan mobil sekitar 30 menit sebelum ditinggal untuk menjaga kapasitas aki.

Isi Ulang Air Aki sebelum Ditinggal

Sebelum mudik, pemilik mobil perlu mengisi ulang air aki agar kapasitas ampere hour tetap stabil.

Baca Juga:  Hindari Kemacetan Jelang Idulfitri 2025, Pemudik Mulai Serbu Terminal Lebak Bulus

Ini penting dilakukan agar aki tidak mengalami penurunan daya secara drastis saat mobil tidak digunakan dalam jangka waktu lama.

Periksa dan Ganti Oli jika Diperlukan

Jika mobil akan ditinggal lebih dari sepekan, kondisi oli mesin harus diperhatikan.

Penggunaan oli mineral yang ditinggal terlalu lama berpotensi meninggalkan residu, menyebabkan mesin terasa berat saat dinyalakan kembali.

Penggantian oli bisa menjadi langkah preventif agar mesin tetap bekerja optimal.

Hindari Mengaktifkan Rem Tangan

Rem tangan sebaiknya tidak digunakan saat mobil diparkir dalam waktu lama, terutama jika lokasi parkir sedikit miring.

Penggunaan rem tangan terus-menerus bisa menyebabkan kampas rem lengket dan menurunkan performa pengereman.

Sebagai gantinya, pemilik kendaraan bisa menggunakan ganjalan seperti kayu atau batu bata.

Cuci dan Bersihkan Mobil Secara Menyeluruh

Kondisi mobil yang bersih saat ditinggalkan dapat mencegah munculnya bau, noda, dan kotoran membandel.

Bagian luar mobil sebaiknya dicuci dan dilapisi wax untuk melindungi cat dari kerusakan.

Bagian dalam juga harus dibersihkan menggunakan vacuum cleaner, termasuk kolong kabin dan bagasi.

Keluarkan karpet dan pastikan tidak ada sisa makanan agar tidak mengundang hewan.

Ganjal Wiper agar Tidak Menempel ke Kaca

Wiper mobil perlu diganjal dengan busa atau alat khusus agar tidak menempel langsung ke kaca.

Jika dibiarkan menempel terlalu lama, karet wiper bisa mengeras dan meninggalkan bekas pada kaca.

Hal ini bisa menyebabkan wiper bekerja tidak maksimal saat digunakan kembali.

Perhatikan Komponen Lain seperti Ban dan AC

Tekanan angin ban sebaiknya ditambah sekitar 5 psi dari rekomendasi pabrikan karena tekanan bisa berkurang saat mobil tidak bergerak dalam waktu lama.

Selain itu, evaporator AC perlu dicuci agar tidak menjadi sarang binatang seperti tikus atau cicak yang bisa merusak sistem pendingin kabin.

Baca Juga:  Diprediksi Naik 3%, Catat Tanggal Puncak Arus Mudik Nataru di Tol Tangerang Merak

Simpan Mobil di Tempat Aman dan Titipkan Kunci

Mobil idealnya disimpan di dalam garasi tertutup untuk menghindari paparan langsung matahari dan hujan.

Jika tidak tersedia garasi, bisa digunakan car cover untuk melindungi mobil.

Barang-barang pribadi seperti surat kendaraan, kartu tol, dan barang elektronik perlu dikeluarkan dari mobil untuk mencegah pencurian.

Selain itu, kunci mobil disarankan dititipkan kepada orang terpercaya atau petugas keamanan lingkungan agar mobil bisa dipindahkan jika terjadi situasi darurat seperti banjir atau kebakaran.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending