Connect with us

Otomotif

6 Tanda Busi Mobil Harus Diganti

Masalah pada busi bisa dikenali dari berbagai gejala yang muncul saat mobil dinyalakan atau dikendarai. Berikut ciri-cirinya.

Logompn

Published

on

Jelang Lebaran, Periksa 5 Tanda Busi Mobil Harus Diganti
6 Tanda Busi Mobil Harus Diganti | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 18 Maret 2026 - Busi merupakan bagian penting dalam sistem pengapian kendaraan, yang bertugas menghasilkan percikan api untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang mesin.

Seiring waktu, busi bisa mengalami keausan dan jika tidak diganti dapat menyebabkan gangguan performa mesin hingga konsumsi bahan bakar yang tidak efisien.

Masalah pada busi bisa dikenali dari berbagai gejala yang muncul saat mobil dinyalakan atau dikendarai.

Pemeriksaan dini ini menjadi penting agar pemilik kendaraan dapat segera mengganti busi sebelum terjadi kerusakan lebih serius.

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Daihatsu dan Accelera, berikut ini adalah enam tanda utama yang menunjukkan bahwa busi mobil perlu diganti.

Mobil Bergetar saat Diam

Getaran saat mobil dalam kondisi idle (diam) menjadi salah satu indikator kerusakan busi.

Dalam kondisi normal, mesin mobil akan berputar halus saat idle. Namun, jika busi bermasalah, getaran akan terasa meskipun mobil tidak sedang bergerak.

Selain itu, pedal gas juga akan terasa berat saat diinjak. Kondisi ini menunjukkan bahwa putaran mesin (RPM) terganggu akibat busi yang tidak bekerja maksimal.

Mesin Sulit Dihidupkan

Busi yang aus atau rusak tidak mampu menghasilkan percikan api yang dibutuhkan untuk menyalakan mesin.

Akibatnya, mobil menjadi sulit dinyalakan. Hal ini sering kali terjadi saat mesin dalam keadaan dingin.

Jika mobil tidak menyala saat distarter, kemungkinan besar terdapat kerusakan pada busi atau kabel busi.

Performa Mesin Turun

Mobil yang kehilangan tenaga atau terasa tidak responsif saat dikendarai menandakan adanya masalah pada proses pembakaran.

Baca Juga:  Knalpot Motor Keluar Asap Putih? Ini Penyebab dan Cara Ampuh Atasinya!

Busi yang tidak berfungsi optimal tidak mampu menghasilkan percikan api dengan baik, sehingga mesin terasa lemah walaupun masih berjalan.

Hal ini menyebabkan akselerasi menjadi lambat dan performa mobil secara keseluruhan menurun.

Boros Bensin

Busi yang aus atau kotor membuat proses pembakaran menjadi tidak efisien. Dampaknya, penggunaan bahan bakar menjadi lebih boros dari biasanya.

Pengemudi mungkin merasakan harus lebih sering mengisi bahan bakar, padahal jarak tempuh tidak berubah signifikan.

Muncul Suara Aneh dari Mesin

Tanda busi mobil rusak lainnya adalah muncul suara “brebet” atau letupan kecil dari mesin, khususnya saat mobil berakselerasi.

Suara tersebut menandakan bahwa pengapian tidak berjalan sempurna.

Warna Busi Menghitam

Busi yang menghitam akibat jelaga dari sisa pembakaran bahan bakar menandakan penumpukan residu.

Warna gelap ini menunjukkan bahwa elektroda dan ujung isolator tertutup jelaga, sehingga percikan api tidak terbentuk dengan sempurna.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending