Teknologi
Apple Resmi Setop Produksi Mac Pro setelah 20 Tahun
Apple menghentikan produksi dan penjualan lini komputer desktop Mac Pro, mengakhiri kiprah 20 tahun produk tersebut sejak pertama kali dirilis.
MPN Indonesia 30 Maret 2026 - Apple menghentikan produksi dan penjualan lini komputer desktop Mac Pro, mengakhiri kiprah 20 tahun produk tersebut sejak pertama kali dirilis.
Dikutip MPN Indonesia dari 9to5Mac, Apple telah mengonfirmasi langsung kabar tersebut.
Produk ini pun telah dihapus dari situs web Apple sejak Kamis sore (26/3), di mana laman pembelian Mac Pro telah dialihkan ke halaman utama Mac.
Keputusan ini sekaligus menandai berakhirnya lini produk desktop “tower” paling bertenaga dari Apple, yang sebelumnya digandrungi kalangan profesional.
“Apple mengonfirmasi bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk merilis perangkat keras Mac Pro di masa depan,” tulis laporan 9to5Mac.
Apple Fokus ke Mac Studio
Penghentian Mac Pro juga memperkuat fokus Apple ke lini Mac Studio sebagai desktop profesional masa depan.
Mac Studio saat ini dapat dikonfigurasi dengan chip Apple M3 Ultra, CPU hingga 32-core, GPU hingga 80-core, memori terpadu hingga 256 GB, dan penyimpanan SSD hingga 16 TB.
Spesifikasi tersebut secara teknis melampaui generasi terakhir Mac Pro yang menggunakan chip M2 Ultra.
Perjalanan Mac Pro
Mac Pro pertama kali diluncurkan pada 2006 sebagai penerus dari Power Mac G5.
Apple baru melakukan pembaruan pada Juni 2023 dengan menyematkan chip Apple M2 Ultra.
Sejak saat itu, tidak ada peningkatan spesifikasi, sementara harga tetap di kisaran USD6.999 atau sekitar Rp118 juta.
Desain fisik Mac Pro sempat dikenal dengan julukan “parutan keju” karena memiliki susunan lubang yang rapi di bagian depan dan belakang.
Dimensinya mencapai tinggi 52,9 cm, jauh lebih besar dibandingkan Mac Studio yang hanya setinggi 9,5 cm.
Formasi Baru Komputer Apple
Setelah penghentian Mac Pro, Apple kini menyederhanakan lini komputer desktop mereka menjadi tiga model utama:
- iMac 24 inci dengan M4
- Mac mini dengan M4 dan M4 Pro
- Mac Studio dengan M4 Max dan M3 Ultra
Untuk lini laptop, Apple kini menjual tiga model:
- MacBook Neo
- MacBook Air
- MacBook Pro
Dengan formasi tersebut, Apple mengarahkan strategi produknya untuk mencakup berbagai rentang harga dan kebutuhan pengguna, dari level entri hingga profesional.
Alasan Produksi Mac Pro Disetop
Salah satu alasan teknis penghentian Mac Pro diduga kuat berkaitan dengan pembaruan sistem operasi macOS Tahoe 26.2 yang dirilis tahun lalu.
Dalam versi ini, Apple memperkenalkan fitur latensi rendah (low-latency) melalui teknologi RDMA via Thunderbolt 5.
Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk menghubungkan beberapa unit Mac secara bersamaan guna meningkatkan performa secara skalabel.
Fitur ini secara efektif menggantikan fungsi ekspansi internal yang selama ini menjadi keunggulan utama Mac Pro di segmen profesional tingkat tinggi.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
