Olahraga
Kata Bos FIFA soal Tiket Piala Dunia 2026 Mahal
FIFA jelaskan harga tiket Piala Dunia 2026 yang tinggi akibat permintaan global dan sistem dinamis.
MPN Indonesia 4 April 2026 - Presiden FIFA Gianni Infantino menjelaskan kenaikan harga tiket Piala Dunia 2026 dan menjawab kritik terkait biaya tinggi serta gangguan dalam proses pembelian.
“Dalam empat minggu, kami menerima permintaan untuk penyelenggaraan Piala Dunia selama seribu tahun,” ujar Infantino saat diwawancarai CNBC pada Maret lalu.
“Kami telah menerima permintaan tiket dari lebih dari 200 negara di seluruh dunia. Semua orang ingin menjadi bagian dari sesuatu yang istimewa,” lanjutnya.
Pihak penyelenggara menyebut mekanisme harga dinamis membuat tarif dapat berubah mengikuti permintaan pasar, khususnya di Amerika Serikat.
“Harganya sudah ditetapkan, tetapi khususnya di AS ada yang namanya penetapan harga dinamis, artinya harga akan naik atau turun,” ujarnya.
Konsekuensinya, tiket final dilaporkan mencapai 10.990 dolar AS (sekitar Rp186,7 juta) untuk kategori tertinggi.
Kategori lain yang dilepas pada penjualan April juga tercatat naik, yakni kategori 2 menjadi 7.380 dolar AS (sekitar Rp125 juta) dan kategori 3 menjadi 5.785 dolar AS (sekitar Rp98,2 juta).
Laga final dijadwalkan berlangsung di MetLife Stadium pada Jumat (19/7) dengan kapasitas lebih dari 80.000 kursi.
Mekanisme Harga
FIFA dan penyelenggara menjelaskan bahwa model harga dinamis memungkinkan tarif berubah berdasarkan permintaan.
Sistem ini diterapkan terutama pada pasar AS, dan penyesuaian harga dinilai sebagai konsekuensi langsung dari tingginya permintaan global terhadap tiket Piala Dunia 2026.
“Itu bukan masalah dalam artian permintaannya ada. Harga adalah konsekuensi dari itu,” terang Presiden FIFA tersebut.
Pihak FIFA juga menyatakan sebagian keuntungan dari penerapan model harga tersebut akan disalurkan untuk mendanai pengembangan sepak bola akar rumput di berbagai wilayah.
Respons Publik
Proses penjualan menimbulkan masalah teknis dan kebingungan bagi pengguna.
Harga tinggi dan proses penjualan yang bermasalah memicu reaksi dari suporter dan organisasi konsumen.
“Seluruh pengalaman (membeli tiket) adalah bencana,” tulis salah satu penggemar.
“Mengantre selama 9,5 jam hanya untuk tidak bisa membeli tiket pertandingan yang tersisa. Harganya benar-benar memalukan,” ujar yang lain.
Antrean panjang, gangguan sistem, dan ketidakjelasan informasi kategori serta rincian pertandingan di situs resmi menyebabkan pembeli menghabiskan waktu berjam-jam tanpa kepastian.
Beberapa pengguna yang diarahkan ke fase penjualan “menit terakhir” justru dialihkan ke antrean lain, termasuk antrean “fase penjualan pendukung kualifikasi akhir PMA,” menurut laporan.
Keluhan publik berkisar pada akses, harga keseluruhan termasuk biaya perjalanan dan akomodasi, serta transparansi kebijakan penetapan harga.
Kritik juga datang dari organisasi pendukung suporter, kelompok hak konsumen, serta 69 anggota Partai Demokrat Amerika Serikat yang menyatakan keprihatinan melalui surat kepada Infantino.
“Penerapan penetapan harga tiket dinamis untuk Piala Dunia Sepak Bola 2026 sangat bertentangan dengan misi inti FIFA untuk mempromosikan dan mengembangkan sepak bola secara global yang mudah diakses dan inklusif,” tulis mereka dalam surat tersebut, dikutip MPN Indonesia melalui The Guardian pada Sabtu (4/4).
“Meskipun kota-kota tuan rumah bekerja sama dalam mewujudkan visi Piala Dunia terbesar dan paling global dalam sejarah, konsekuensi dari penetapan harga dinamis akan menjadikan Piala Dunia Sepak Bola 2026 sebagai yang paling eksklusif secara finansial dan paling tidak terjangkau hingga saat ini,” lanjutnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
