Connect with us

Viral

Viral! Perawat di Aceh yang Joget di Ruang Operasi Berujung Dinonaktifkan

Seorang perawat di RSUD Datu Beru, Aceh, dinonaktifkan setelah video dirinya berjoget di ruang operasi saat proses bedah berlangsung tersebar luas.

Logompn

Published

on

Viral! Perawat di Aceh yang Joget di Ruang Operasi Berujung Dinonaktifkan
Viral! Perawat di Aceh yang Joget di Ruang Operasi Berujung Dinonaktifkan | Gambar: TikTok/@kebertakengon

Aceh, MPN Indonesia 5 April 2026 - Seorang perawat di RSUD Datu Beru, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, dinonaktifkan setelah video dirinya berjoget di ruang operasi saat proses bedah berlangsung tersebar luas.

Perawat tersebut diketahui bernama Riga Septian Bahri dan disebut merupakan staf di bagian bedah.

Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah tenaga medis sedang melakukan operasi terhadap seorang pasien.

Sementara itu, Riga yang juga berada di ruang operasi memakai pakaian lengkap, asyik sendiri berjoget di depan kamera.

Klarifikasi RSUD Datu Beru

Menanggapi video viral itu, pihak RSUD Datu Beru tak menampik kejadian berlangsung di tempatnya.

Namun rumah sakit menyatakan operasi tetap berjalan sesuai prosedur dan sama sekali tidak terganggu dengan aksi tersebut.

“Benar, itu dilakukan di kamar operasi, tapi dalam hal ini operasi berlangsung sesuai prosedur dan tidak mengganggu operasi,” kata Direktur RSUD Datu Beru dr Gusnarwin dalam video klarifikasinya, dikutip MPN Indonesia pada Minggu (5/4).

Gusnarwin pun menyampaikan permohonan maaf dan penegasan sikap rumah sakit terkait insiden tersebut.

“Kami berkomitmen menjaga profesionalitas serta kepercayaan masyarakat,” ucapnya.

Pelaku Dinonaktifkan

Kepala Humas RSUD Datu Beru, Himawan, menjelaskan perawat yang terekam dalam video tersebut telah dinonaktifkan dan ditarik dari layanan bedah.

Selain itu, pihak rumah sakit menyerahkan penanganan lanjutan kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Aceh Tengah, karena perawat bersangkutan merupakan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

“Yang bersangkutan tidak lagi aktif di rumah sakit,” ujarnya.

Dari hasil investigasi internal, Himawan menyebut perawat tersebut sudah berulang kali diingatkan agar tidak merekam dan menyebarkan video di ruang bedah.

Baca Juga:  Viral! Tabungan Anak PAUD Ini Capai Rp30 Juta, Netizen Soroti Potongan Biaya Admin

Ia juga menegaskan aturan rumah sakit tidak memperbolehkan membawa telepon ke ruang bedah, namun peringatan itu disebut tidak diindahkan hingga konten joget di ruang operasi menjadi viral di media sosial.

Pelaku Minta Maaf

Perawat yang bersangkutan diketahui telah membuat video permintaan maaf setelah kontennya viral.

Ia menyebut aksinya terjadi spontan dan menegaskan tidak ada maksud politik maupun menyindir siapa pun.

“Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada pihak rumah sakit, masyarakat yang tidak senang melihat video saya. Dari hati kecil saya paling dalam, saya minta maaf dan saya berjanji tidak mengulanginya lagi,” ujarnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending