Connect with us

Selebriti

Program Podhub Resmi Berakhir, Para Sahabat Kenang Sosok Vidi Aldiano

Episode terakhir Podhub resmi tayang sebagai perpisahan untuk Vidi Aldiano. Deddy Corbuzier putuskan tak akan lanjut Podhub tanpa Vidi.

Logompn

Published

on

Program Podhub Resmi Berakhir, Para Sahabat Kenang Sosok Vidi Aldiano
Program Podhub Resmi Berakhir, Para Sahabat Kenang Sosok Vidi Aldiano. Gambar: Instagram/@adhrrf

MPN Indonesia 6 April 2026 - Program Podhub resmi berakhir setelah penayangan episode terakhir yang didedikasikan untuk mengenang mendiang Vidi Aldiano, Sabtu (4/4), melalui kanal YouTube Deddy Corbuzier.

Episode spesial tersebut menjadi momen perpisahan sekaligus ruang bagi para sahabat untuk membagikan kenangan tentang sosok Vidi Aldiano.

Podhub kembali tayang setelah sempat lama absen, namun sekaligus diumumkan sebagai episode penutup usai kepergian Vidi Aldiano.

Dalam tayangan itu, Deddy Corbuzier menghadirkan sejumlah sahabat dekat dan keluarga Vidi, di antaranya Tara Basro, Nino Kayam, Reza Chandika, Adhiramsyah, serta adik Vidi, Vadie Akbar.

Penutupan Podhub dilakukan karena Vidi Aldiano dinilai sebagai ruh utama program tersebut.

Meski Vidi sempat menyampaikan pesan agar Podhub tetap berjalan, Deddy Corbuzier menyatakan tidak dapat melanjutkannya tanpa kehadiran Vidi Aldiano. 

Episode Terakhir Podhub

Episode terakhir Podhub menampilkan suasana santai yang dipenuhi canda, sesuai dengan keinginan keluarga agar momen tersebut tidak sepenuhnya larut dalam kesedihan.

Vadi Akbar menyampaikan bahwa mendiang Vidi tidak menginginkan keluarga dan sahabat terus-menerus bersedih.

Di sisi lain, Deddy Corbuzier mengungkap pesan terakhir yang pernah disampaikan Vidi Aldiano terkait kelangsungan Podhub.

“Vidi itu punya pesan terakhir ke gue pada saat itu adalah Podhub harus tetap ada walaupun tanpa beliau,” katanya, dikutip MPN Indonesia pada Senin (6/4).

Namun, Deddy menyatakan bahwa untuk sementara waktu Podhub akan berhenti tayang.

Ia menilai Vidi merupakan bagian utama dari program tersebut sehingga sulit untuk melanjutkannya tanpa kehadiran sang sahabat.

Dalam kesempatan itu, Deddy juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat memenuhi permintaan tersebut.

“Izin dulu buat teman-teman, buat semuanya, kayaknya gua gak bisa ngelanjutin Podhub tanpa Vidi. Makanya kita bikin buku, bukunya nanti dari keluarga juga akan lihat, kita belum bisa kasih lihat sekarang. Jadi, kita akan hidupkan itu di buku,” kata Deddy.

Baca Juga:  Kiky Saputri Ungkap Pernah Sakit Hati dengan Marshel Widianto, Ini Penyebabnya

Ia menjelaskan bahwa sebagai bentuk penghormatan terhadap Vidi Aldiano, pihaknya berencana membuat buku Podhub dan hasil pendapatannya akan disumbangkan.

Selain itu, Deddy juga mengungkap bahwa Vidi sempat merencanakan pembuatan program baru bernama Funhub, konsep acara yang ditujukan untuk anak-anak.

Tim Deddy diketahui memenangkan sidang HAKI untuk nama tersebut satu hari setelah Vidi Aldiano meninggal dunia.

Kenangan Para Sahabat

Dalam perbincangan tersebut, Deddy Corbuzier menceritakan momen saat menerima kabar kondisi Vidi memburuk.

Ia sempat merasa lega ketika mendapat kabar dari ibunda Vidi bahwa sang anak sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit sebelum ia berangkat ke Singapura.

Namun tak lama kemudian, kondisi Vidi kembali menurun hingga akhirnya meninggal dunia.

“Gue nangis-nangis nonton sirkus, kan lucu tuh? Akhirnya kita pasrahkan untuk pulang supaya dapat (momen) pemakaman. Subuh-subuh tuh jam 4 pagi, gak ada yang tidur tuh kita pulang. Dari airport langsung ke makam,” kenang Deddy.

Deddy bercerita bahwa dirinya pernah berupaya mendatangkan obat yang sulit masuk ke Indonesia.

“Ada obat yang susah masuk kan ke Indonesia. Aku usahakan obat itu supaya bisa ada di Indonesia, tapi gak berhasil,” cerita Deddy.

Deddy juga mengecam pihak-pihak yang dinilai mengambil keuntungan dari meninggalnya Vidi Aldiano.

“Satu ada peramal-peramal itu, yang meramal meninggalnya Vidi. Terus ada yang sengaja mengambil exposure, dari yang tadinya kenal Vidi aja enggak, Vidi kenal aja enggak. Terus tiba-tiba, wah kesempatan nih ambil exposure mumpung algoritmanya lagi bagus dan sebagainya. Anda sampah,” tegas Deddy.

(ELG/NID/RAD)

Trending