Connect with us

Viral

Polisi Tangkap Preman Pelaku Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi menangkap preman yang memalak sopir bajaj di Tanah Abang setelah videonya viral.

Logompn

Published

on

Polisi Tangkap Preman Pelaku Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang
Polisi Tangkap Preman Pelaku Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang. Gambar: Instagram/@bangranistones

MPN Indonesia 14 April 2026 - Polisi menangkap seorang preman pelaku pemalakan terhadap sopir bajaj di kawasan Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, setelah aksi tersebut viral di media sosial.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (12/4) sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan KH Mas Mansyur, Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang.

Pelaku berinisial DP (27) diamankan di rumah kontrakannya oleh jajaran Polres Metro Jakarta Pusat setelah dilakukan penyelidikan berdasarkan video yang beredar luas.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung menyampaikan bahwa polisi segera bergerak setelah menerima informasi mengenai kasus kriminal tersebut.

“Pelaku sudah kami amankan,” kata Reynold, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Tribrata News pada Selasa (14/4).

Ia menegaskan bahwa tindakan pemalakan yang dilakukan preman tersebut meresahkan para sopir bajaj yang setiap hari mencari penumpang di kawasan Tanah Abang.

Dalam kejadian ini, pelaku meminta sejumlah uang kepada sopir bajaj kemudian diberikan uang sebesar Rp2.000.

Supir bajaj mengaku total pungutan yang ia keluarkan bisa mencapai bisa Rp100.000 per hari.

Setelah penangkapan, pelaku dibawa ke Polsek Metro Tanah Abang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk tes urine yang menunjukkan hasil negatif dari penggunaan narkoba.

“Kami pastikan setiap tindakan yang meresahkan masyarakat, sekecil apa pun, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar Reynold.

Kronologi Pemalakan dan Upaya Penegakan Hukum

Aksi premanisme ini terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang pria memberhentikan sejumlah bajaj dan meminta uang kepada para sopir bajaj.

Sopir bajaj mengaku tidak melakukan perlawanan karena mereka bergantung pada kawasan pasar tersebut untuk mencari nafkah sehari-hari.

Baca Juga:  ICW Ungkap Polri Habiskan Rp3,8 Triliun untuk Atasi Demonstran

Menindaklanjuti video tersebut, Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang langsung mendatangi lokasi kejadian guna mengumpulkan informasi dan mengidentifikasi pelaku.

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi berhasil memastikan identitas pelaku dan segera melakukan penangkapan di tempat tinggalnya.

Kapolres Reynold menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk premanisme di wilayah Jakarta Pusat, khususnya di kawasan Tanah Abang yang merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

“Masyarakat jangan ragu melapor agar dapat segera kami tindak lanjuti,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap tindakan kriminal melalui layanan kepolisian 110 atau kantor polisi terdekat.

(AKM/NID/RAD)

Trending