Connect with us

Internasional

Tiba Afrika Utara, Paus Leo XIV Kunjungi Masjid Agung di Aljazair

Paus Leo XIV mengunjungi Masjid Agung Aljazair dalam tur Afrika pertamanya, menegaskan komitmen terhadap dialog antaragama.

Logompn

Published

on

Tiba Afrika Utara, Paus Leo XIV Kunjungi Masjid Agung di Aljazair
Tiba Afrika Utara, Paus Leo XIV Kunjungi Masjid Agung di Aljazair. Gambar: Vatican Media

MPN Indonesia 14 April 2026 - Paus Leo XIV mengunjungi Masjid Agung Aljazair di Algiers, Aljazair, pada Senin (13/4), sebagai bagian dari rangkaian tur internasional selama 11 hari di Afrika.

Kunjungan ini merupakan agenda luar negeri pertamanya sejak terpilih sebagai pemimpin Gereja Katolik dan bertujuan memperkuat dialog antara komunitas Kristen dan Muslim.

Setibanya di Ibu Kota Aljazair, paus langsung menjalankan sejumlah agenda resmi, termasuk penghormatan kepada korban perang kemerdekaan Aljazair dan pertemuan dengan Presiden Abdelmadjid Tebboune.

Dalam kunjungan ke masjid tersebut, Paus Leo XIV didampingi Imam Besar Masjid Agung Aljazair, Mohammed Al-Mamoun Al-Qasimi Al-Hassani, serta sejumlah tokoh dan figur publik, termasuk Kardinal George Jacob Koovakad dan Uskup Agung Aljazair Jean-Paul Vesco.

Paus juga menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan selama kunjungan tersebut.

Paus Leo XIV berkeliling kompleks masjid dengan melepas sepatu sesuai tradisi setempat dan sempat berhenti untuk bermeditasi dalam keheningan di depan kiblat.

“Saya berterima kasih atas renungan dan kata-kata penting ini selama kunjungan ini, dari tempat yang mewakili ruang milik Tuhan, ruang ilahi dan suci, di mana banyak orang datang untuk berdoa dan mencari kehadiran Yang Maha Tinggi dalam hidup mereka,” ujar Paus Leo dikutip MPN Indonesia melalui Vatican News pada Selasa (14/4).

Rangkaian Agenda Kunjungan di Aljazair

Kunjungan ke Masjid Agung Aljazair merupakan bagian dari agenda padat Paus Leo XIV selama berada di Aljazair.

Setelah tiba dari Roma pada Senin pagi (13/4), paus terlebih dahulu memberikan penghormatan kepada para korban perang kemerdekaan Aljazair 1954–1962 di Monumen Para Martir.

Baca Juga:  Bantah jadi Boneka Jokowi, Presiden Prabowo: Saya Katakan Itu Tidak Benar

Ia kemudian dijadwalkan bertemu Presiden Abdelmadjid Tebboune serta mengadakan pertemuan dengan pejabat pemerintah dan korps diplomatik.

Selain itu, paus juga mengunjungi Basilika Bunda Maria Afrika dan berencana berdoa secara pribadi di kapel yang didedikasikan bagi 19 imam dan biarawati yang dibunuh selama perang saudara Aljazair pada 1992–2002.

Dalam pertemuan dengan pejabat pemerintah, Paus Leo XIV menekankan pentingnya keadilan dan pelayanan publik.

“Pihak berwenang dipanggil bukan untuk mendominasi, tetapi untuk melayani rakyat dan mendorong pembangunan mereka. Oleh karena itu, tindakan politik menemukan kriteria panduannya dalam keadilan, tanpa itu tidak akan ada perdamaian yang autentik, dan diwujudkan dalam peningkatan kondisi yang adil dan bermartabat bagi semua,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia melalui NCR Online pada Selasa (14/4).

Makna Spiritual dan Dialog Antaragama

Dalam pidatonya di Masjid Agung Aljazair, Paus Leo XIV menyoroti makna spiritual tempat tersebut serta pentingnya persaudaraan lintas agama.

Ia menggambarkan Aljazair sebagai “tanah bapak rohani saya,” merujuk pada Santo Agustinus dari Hippo.

Paus menegaskan bahwa pencarian Tuhan harus disertai pengakuan terhadap martabat setiap manusia dan komitmen untuk hidup berdampingan secara damai.

Ia juga menekankan peran ganda kompleks masjid sebagai pusat ibadah dan intelektual.

Kompleks Masjid Agung Aljazair mencakup berbagai fasilitas seperti perpustakaan, pusat penelitian, museum, taman, serta ruang publik lainnya, menjadikannya landmark keagamaan dan sipil di negara tersebut.

Masjid ini dibangun atas perintah mantan Presiden Abdelaziz Bouteflika dan mampu menampung hingga 120.000 jamaah, dengan menara setinggi 267 meter yang merupakan yang tertinggi di dunia.

Pesan Paus Leo XIV

Aljazair menjadi negara pertama yang dikunjungi dalam tur Afrika Paus Leo XIV yang mencakup perjalanan sekitar 18.000 kilometer.

Baca Juga:  Argentina vs Aljazair 3-0: Hattrick Messi Samai Rekor Gol Terbanyak Piala Dunia

Setelah dari Aljazair, paus dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Kamerun, Angola, dan Guinea Khatulistiwa sebelum kembali ke Vatikan pada Kamis (23/4).

Selama kunjungannya, Paus Leo XIV juga menandatangani Buku Kehormatan Masjid Agung Aljazair dengan sebuah pesan.

“Semoga rahmat Tuhan Yang Maha Tinggi menjaga rakyat Aljazair yang mulia dan seluruh umat manusia dalam kedamaian dan kebebasan,” tulis pesan tersebut.

Pesan tersebut mencerminkan komitmen paus terhadap perdamaian, keadilan, rekonsiliasi, dan pengampunan di antara berbagai bangsa serta mempertegas perannya dalam mendorong dialog antaragama di kawasan tersebut.

(ADN/NID/RAD)

Trending