Connect with us

Internasional

Israel dan Lebanon Sepakat Negosiasi usai Pertemuan di Washington

Israel dan Lebanon sepakat memulai negosiasi langsung usai pertemuan tingkat tinggi yang digelar di Washington DC, Amerika Serikat, pada Selasa (14/4).

Logompn

Published

on

Israel dan Lebanon Sepakat Negosiasi usai Pertemuan di Washington
Israel dan Lebanon Sepakat Negosiasi usai Pertemuan di Washington. Gambar: AP/Ariel Schalit

MPN Indonesia 15 April 2026 - Israel dan Lebanon sepakat memulai negosiasi langsung usai pertemuan tingkat tinggi yang digelar di Washington DC, Amerika Serikat, pada Selasa (14/4).

Kesepakatan ini dicapai setelah delegasi kedua negara melakukan pembicaraan selama lebih dari dua jam yang dimediasi oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Pertemuan ini dihadiri oleh Duta Besar Lebanon untuk AS Nada Hamadeh Moawad, Duta Besar Israel untuk AS Yechiel Leiter, serta Duta Besar AS untuk Lebanon Micel Issa sebagai fasilitator.

“Kedua pihak mengadakan diskusi produktif tentang langkah-langkah menuju peluncuran negosiasi langsung antara Israel dan Lebanon,” kata Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, dikutip MPN Indonesia dari AFP.

“Semua pihak sepakat untuk meluncurkan negosiasi langsung pada waktu dan tempat yang disepakati bersama,” sambungnya.

Pertemuan Tingkat Tinggi Israel-Lebanon sejak 1993

Pertemuan di Washington DC menjadi momen pertama dalam beberapa dekade terakhir di mana Israel dan Lebanon melakukan pembicaraan langsung tingkat tinggi.

Diskusi yang berlangsung lebih dari dua jam itu difokuskan pada pembukaan jalur negosiasi formal serta upaya meredakan ketegangan yang melibatkan kelompok bersenjata di wilayah Lebanon selatan.

Menurut laporan AFP, pertemuan ini merupakan pembicaraan langsung tingkat tinggi pertama sejak 1993 antara Israel dan Lebanon.

Respons Israel dan Lebanon soal Negosiasi

Duta Besar Israel untuk AS, Yechiel Leiter, menyampaikan bahwa kedua pihak memiliki pandangan yang lebih terbuka setelah dialog berlangsung.

“Kami menemukan hari ini bahwa kami berada di sisi yang sama,” kata dia serta menggambarkan pertemuan tersebut sebagai “pertukaran yang luar biasa”.

Baca Juga:  Sushila Karki Dipilih Gen Z Nepal jadi Perdana Menteri

Ia juga menegaskan bahwa kedua negara memiliki tujuan yang sama terkait stabilitas kawasan, termasuk isu yang berkaitan dengan kelompok Hizbullah.

Sementara itu, Duta Besar Lebanon untuk AS, Nada Hamadeh Moawad, menyebut pertemuan tersebut sebagai langkah konstruktif.

Ia menekankan pentingnya gencatan senjata dan kedaulatan penuh negara Lebanon atas seluruh wilayahnya.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending