Olahraga
Pebulu Tangkis asal Denmark, Viktor Axelsen Resmi Pensiun di Usia 32 Tahun
Viktor Axelsen umumkan pensiun dari bulu tangkis di usia 32 tahun akibat cedera punggung yang tak kunjung pulih.
MPN Indonesia 16 April 2026 - Pebulu tangkis asal Denmark, Viktor Axelsen, resmi mengumumkan pensiun dari karier profesionalnya pada Rabu (15/4) melalui akun media sosial Instagram pribadinya.
Ia menegaskan bahwa masalah fisik menjadi alasan utama keputusan pensiun tersebut.
“Hari ini adalah hari yang tidak mudah bagi saya. Karena masalah punggung saya yang berulang, saya tidak lagi mampu berkompetisi dan berlatih di level tertinggi,” tulis Viktor, dikutip MPN Indonesia melalui Instagram @viktoraxelsen pada Kamis (16/4).
Keputusan tersebut diambil saat usianya menginjak 32 tahun akibat cedera punggung yang tidak kunjung pulih sejak April 2025.
Viktor Axelsen menyatakan sudah tidak mampu lagi berlatih dan berkompetisi di level tertinggi bulu tangkis dunia setelah menjalani berbagai upaya pemulihan, termasuk operasi dan perawatan intensif.
“Setelah menjalani operasi endoskopi, beberapa suntikan, metode latihan baru, perawatan, dan pada dasarnya mencoba segala cara untuk bebas dari rasa sakit selama ini, saya disarankan untuk fokus pada kesehatan jangka panjang saya,” ujar Viktor.
“Menerima situasi ini sangat sulit, tetapi saya sekarang telah mencapai titik di mana tubuh saya tidak mengizinkan saya untuk melanjutkan,” ungkapnya.
Akhir Karier Viktor Axelsen
Cedera punggung yang dialami atlet tunggal putra Denmark tersebut diketahui berkaitan dengan operasi yang dijalani pada April 2025.
Sejak saat itu, ia mulai lebih sering absen dari sejumlah turnamen bulu tangkis.
Penampilan terakhirnya tercatat pada ajang French Open 2025 yang berlangsung pada Oktober 2025.
Dalam turnamen tersebut, ia melaju hingga babak perempat final sebelum tersingkir oleh rekan senegara dari Denmark, Anders Antonsen.
Setelah itu, ia tidak lagi tampil dalam kompetisi resmi hingga akhirnya mengumumkan pensiun pada April 2026.
Rekam Jejak Prestasi Viktor Axelsen
Sepanjang kariernya di dunia bulu tangkis, Viktor Axelsen dikenal sebagai salah satu pemain tunggal putra paling dominan di era modern.
Ia pernah menduduki peringkat pertama dunia BWF selama 183 pekan.
Catatan tersebut menempatkannya di bawah Lee Chong Wei yang mencatatkan 398 pekan dan Lin Dan dengan 211 pekan sebagai pemain nomor satu dunia.
Dalam ajang Olimpiade, atlet asal Denmark ini meraih dua medali emas masing-masing pada Olimpiade Tokyo 2020 dan Olimpiade Paris 2024.
Ia juga mengamankan satu medali perunggu pada Olimpiade Rio 2016. Di Kejuaraan Dunia, ia tampil sebagai juara pada edisi 2017 dan 2022.
Selain itu, ia mencatatkan beberapa gelar beruntun di Final Tur Dunia BWF pada periode 2021 hingga 2023.
Secara keseluruhan, ia mengoleksi kurang lebih lima gelar turnamen penutup musim tersebut serta 10 gelar Super 1000 yang merupakan level tertinggi dalam rangkaian turnamen BWF.
Total sepanjang karier profesionalnya, ia merebut 32 gelar turnamen level BWF dan menjadi runner-up dalam 14 kesempatan.
Konsistensi performa menjadikan atlet ini sebagai salah satu figur penting dalam persaingan tunggal putra dunia.
Pengumuman pensiun Viktor Axelsen menandai berakhirnya perjalanan panjang salah satu atlet bulu tangkis terbaik asal Denmark yang telah mencatatkan berbagai prestasi di level dunia selama lebih dari satu dekade.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
