Connect with us

Berita

Mantan Pemain Timnas Indonesia Syakir Sulaiman Ditangkap Usai Jual Ribuan Butir Narkoba

Syakir Sulaiman, mantan pemain Timnas, ditangkap polisi atas dugaan peredaran obat keras ilegal Tramadol dan Heximer di Cianjur.

Adinda

Published

on

Mantan Pemain Timnas Indonesia Syakir Sulaiman Ditangkap Usai Jual Ribuan Butir Narkoba
Mantan Pemain Timnas Indonesia Syakir Sulaiman Ditangkap Usai Jual Ribuan Butir Narkoba. Gambar : Dok. Kumparan

MPN Indonesia 6 November 2024 - Mantan pemain sepak bola nasional, Syakir Sulaiman, ditangkap polisi di rumahnya di Perumnas Pondok Indah, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.

Syakir diduga terlibat dalam peredaran obat keras ilegal jenis Tramadol dan Heximer.

Penangkapan ini dilakukan oleh tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur setelah adanya laporan dari masyarakat yang resah akan maraknya peredaran obat terlarang di wilayah tersebut.

AKP Tono Listianto, Kepala Satreskrim Polres Cianjur, memimpin operasi penangkapan yang berlangsung pada Selasa (5/11) setelah menerima informasi dari warga.

“Tersangka ini ditangkap di rumahnya di kawasan Cilaku, dan kami mengamankan ribuan butir obat keras tertentu jenis Tramadol dan Heximer,” ungkap Tono kepada wartawan di Mapolres Cianjur.

Barang Bukti Ribuan Obat Terlarang

Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1.700 butir Tramadol dan 1.000 butir Heximer.

Kedua obat keras ini diawasi ketat penggunaannya dan memerlukan resep dokter.

Obat-obatan tersebut sering disalahgunakan, sehingga peredarannya tanpa izin dapat dikenakan sanksi hukum berat.

AKP Tono menegaskan bahwa pihaknya masih menyelidiki asal pasokan obat-obatan tersebut.

“Masih kita dalami dari mana tersangka ini mendapatkan pasokan obat keras ini. Barang bukti yang kita amankan juga cukup banyak. Kami menduga ada pemasok di belakangnya,” jelas Tono.

Motif Ekonomi Setelah Karier di Timnas Berakhir

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Syakir Sulaiman mengakui bahwa motifnya dalam kasus ini adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Menurut AKP Tono, Syakir mengungkapkan bahwa setelah tidak lagi membela timnas Indonesia pada 2021, ia mengalami kesulitan finansial.

Baca Juga:  Viral! Dosen Unpam Diduga jadi Pelaku Pelecehan Seksual di KRL

Pilihan untuk mengedarkan obat keras tersebut dikatakan sebagai upaya untuk mendapatkan penghasilan setelah berhenti dari dunia sepak bola.

Sebagai mantan pemain yang pernah membela timnas, tindakan Syakir ini mengejutkan banyak pihak.

Kondisi ekonomi yang sulit diakui sebagai salah satu faktor utama yang mendorong tindakannya.

Jeratan Hukum yang Menanti

Syakir Sulaiman kini menghadapi ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara karena melanggar pasal dalam Undang-Undang Kesehatan yang mengatur larangan peredaran obat keras tanpa izin.

Di Indonesia, distribusi obat keras tanpa izin dianggap pelanggaran serius.

Penindakan dalam kasus narkotika ini menunjukkan komitmen kepolisian untuk menekan pengedaran narkoba dan obat keras yang meresahkan di wilayah Cianjur.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk mendalami kasus ini guna mengungkap jaringan yang terlibat dalam peredaran obat keras jenis Tramadol dan Heximer di kawasan Cilaku dan sekitarnya.

AKP Tono mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan peredaran obat terlarang di lingkungan mereka.

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita8 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita15 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita40 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti48 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi56 minutes ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga1 hour ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Trending