Viral
Tragis! Pegawai Roti Asal Pandeglang Tewas Dibacok di Jakbar, Baru Sehari Kerja
Kronologi pembunuhan di Cengkareng, Jakarta Barat. Korban tewas dibacok usai cekcok karena senggolan motor.
MPN Indonesia 6 Mei 2026 - Seorang pegawai toko roti berinisial A (25), warga asal Pandeglang, Banten, tewas setelah dibacok pria berinisial RS di Jalan Pedongkelan Barat RT 004 RW 013, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (4/5) siang.
Peristiwa pembunuhan itu terjadi sehari setelah korban mulai bekerja di toko roti kawasan Cengkareng.
Pelaku melarikan diri usai kejadian dan ditangkap pada malam harinya di wilayah Jasinga, Kabupaten Bogor.
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia akibat luka bacok di bagian dada kiri.
Kronologi Kejadian
Peristiwa hukum dan kriminal tersebut bermula ketika korban dan pelaku terlibat senggolan sepeda motor di sekitar lokasi kejadian di Cengkareng, Jakarta Barat.
Berdasarkan keterangan polisi, korban diduga tidak sengaja menyenggol motor pelaku saat melintas.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung menjelaskan dugaan awal menyebutkan insiden dipicu kesalahpahaman akibat senggolan tersebut.
“Iya, karena korban tidak sengaja menyenggol saat berjalan kaki, kena motor pelaku. Jadi ada selisih paham, lalu langsung dibacok,” jelas Arfan dalam keterangannya, Selasa (5/5).
Ia juga menyampaikan bahwa polisi tidak menemukan motif dendam lama dalam kasus tersebut.
Menurut keterangan kepolisian, korban sempat meminta maaf kepada pelaku.
Namun pelaku yang sudah emosi tetap melakukan pembacokan menggunakan celurit yang dibawanya lalu melarikan diri.
“Korban berbicara kasar kepada pelaku, selanjutnya pelaku langsung membacok korban di bagian dada kiri dan korban langsung tersungkur menggunakan celurit yang pelaku bawa, kemudian pelaku melarikan diri,” jelas Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim, dalam keterangan terpisah.
Akibat luka bacok tersebut, korban tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan dekat pagar rumah warga.
Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berkerumun, sementara garis polisi dipasang untuk mengamankan tempat kejadian perkara.
Proses Penyidikan
Polisi melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku pembunuhan tersebut.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Mio warna putih biru, satu bilah celurit, helm, rekaman CCTV di lokasi kejadian, serta pakaian yang digunakan pelaku saat kejadian.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa pelaku berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah kejadian.
“Pelaku ditangkap tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya di Jasinga sekitar pukul 22.00 WIB, di hari yang sama,” kata Budi Hermanto.
Pelaku RS kini ditahan di Mapolda Metro Jaya dan dijerat dengan Pasal 458 ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 468 ayat (2) KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan proses hukum terhadap pelaku akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Proses hukum terhadap terduga pelaku akan dilakukan secara profesional dan proporsional,” pungkas Budi Hermanto.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
