Connect with us

Teknologi

Operasional X Dihentikan di Brasil, Elon Musk Soroti Keputusan Hakim Agung

Media sosial X mengumumkan penghentian operasionalnya di Brasil setelah ketegangan dengan Hakim Agung Alexandre de Moraes.

Arthur

Published

on

Operasional X Dihentikan di Brasil, Elon Musk Soroti Keputusan Hakim Agung
Operasional X diberhentikan di Brasil. Gambar : Istimewa

MPN Indonesia 20 Agustus 2024 - Media sosial X, baru-baru ini mengumumkan akan menghentikan operasionalnya di Brasil.

Keputusan ini muncul setelah terjadi ketegangan antara platform tersebut dan Hakim Agung Brasil, Alexandre de Moraes.

Moraes mengeluarkan perintah yang dinilai kontroversial oleh aplikasi X, yang menyulut ketegangan lebih lanjut antara pihak-pihak terkait.

Latar Belakang Keputusan Penghentian Operasi

Pengumuman penghentian operasional ini disampaikan melalui akun resmi X, @GlobalAffairs, pada Sabtu (17/8).

Menurut pernyataan dari X, keputusan ini diambil setelah platform tersebut menerima ancaman dari Moraes, yang mengancam akan menangkap perwakilan hukum X di Brasil, Rachel Nova Conceicao.

Jika platform tersebut tidak segera mematuhi perintah untuk menghapus beberapa konten yang diminta oleh pengadilan.

Dalam pernyataan resmi yang diunggah di akun tersebut, X menyatakan,

“Tadi malam, Alexandre de Moraes mengancam perwakilan hukum kami di Brasil dengan penangkapan jika kami tidak mematuhi perintah penyensorannya,” tulis keterangan dari akun tersebut.

Ancaman ini menjadi titik balik bagi X untuk menghentikan operasi mereka di Brasil.

Perintah penghapusan konten yang diberikan oleh Moraes disertai ancaman denda harian sebesar 20.000 real Brasil (sekitar Rp57,3 juta) jika tidak dipatuhi oleh platform tersebut.

Kontroversi Dokumen dan Penolakan Mahkamah Agung

Sebagai bagian dari upaya X untuk menyoroti situasi ini, mereka juga mempublikasikan gambar dokumen yang diduga merupakan keputusan resmi dari Moraes.

Dalam dokumen tersebut, disebutkan ancaman denda bagi X apabila mereka tidak memenuhi tuntutan pengadilan.

Namun, gambar dokumen ini kemudian dihapus dari akun @GlobalAffairs.

Unggahan tersebut menekankan bahwa tindakan yang diambil oleh Moraes dianggap bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi dan pemerintahan yang baik.

Baca Juga:  Komdigi Berencana Terapkan Scan Wajah untuk Aktivasi Akun Media Sosial

Sementara itu, Mahkamah Agung Brasil menolak untuk memberikan komentar terkait keaslian dokumen yang dibagikan oleh X.

“Kami tidak akan berbicara mengenai masalah ini,” jelas pihak Mahkamah Agung Brasil dalam pernyataan pada Senin pagi (19/8).

Elon Musk Kecam Keputusan Hakim Agung

Sebagai pemilik X, Elon Musk dengan tegas mengkritik perintah yang diberikan oleh Moraes. Elon Musk menyebut perintah tersebut sebagai tindakan yang “inkonstitusional”.

Ia menilai bahwa memaksa platform untuk menghapus konten dan menyerahkan informasi pribadi pengguna berdasarkan perintah hakim merupakan hal yang tidak dapat diterima dalam konteks kebebasan berbicara dan prinsip hukum.

Sebelumnya, Elon Musk juga sudah terlibat dalam konflik dengan Moraes terkait dengan perintah yang meminta X untuk memblokir beberapa akun.

Akun-akun ini dianggap menyebarkan informasi palsu dan pesan kebencian, dalam rangka penyelidikan terhadap apa yang disebut Moraes sebagai “milisi digital.”

Meskipun Elon Musk sempat mengaktifkan kembali akun-akun yang diblokir atas perintah pengadilan, X kemudian memutuskan untuk mematuhi perintah tersebut.

Masalah Operasional dan Keselamatan Staf

Meskipun X berusaha untuk mematuhi keputusan pengadilan, masalah operasional sempat terjadi pada bulan April.

Saat itu, sejumlah akun yang seharusnya diblokir tetap aktif di platform, yang menimbulkan pertanyaan terkait kepatuhan X terhadap perintah pengadilan.

X akhirnya mengakui adanya masalah teknis dan berkomitmen untuk menyesuaikan operasinya agar sesuai dengan keputusan Mahkamah Agung Brasil.

Keputusan untuk menghentikan operasional di Brasil juga dikaitkan dengan keselamatan staf.

Menurut akun @GlobalAffairs, ancaman terhadap perwakilan hukum dan staf di Brasil menjadi alasan utama penutupan ini.

X menilai bahwa tindakan ini adalah langkah yang perlu diambil untuk melindungi para stafnya di Brasil dari ancaman lebih lanjut.

Namun, meskipun menghentikan operasional resmi mereka di Brasil, X menegaskan bahwa layanan mereka akan tetap dapat diakses oleh pengguna di negara tersebut.

Baca Juga:  WhatsApp Luncurkan Advanced Chat Privacy, Fitur Baru untuk Keamanan Obrolan

passion for media and technology. With experience in SEO writing and shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending