Connect with us

Viral

Buntut Duel Panas Persib vs Persija, Remaja 15 Tahun Dikeroyok di Kuningan

Seorang remaja berusia 15 tahun di Kuningan, Jawa Barat jadi korban pengeroyokan usai laga Persib vs Persija.

Logompn

Published

on

Buntut Duel Panas Persib vs Persija, Remaja 15 Tahun Dikeroyok di Kuningan
Buntut Duel Panas Persib vs Persija, Remaja 15 Tahun Dikeroyok di Kuningan. Gambar: Instagram/@arianadipratama_

Jawa Barat, MPN Indonesia 12 Mei 2026 - Seorang remaja berinisial FN (15) menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok massa usai laga panas Persib melawan Persija, Minggu (11/5) malam, di sekitar Jalan Raya Caracas–Cilimus, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Insiden tersebut terjadi ketika korban berpapasan dengan rombongan konvoi yang melintas tak lama setelah pertandingan Persib kontra Persija digelar di Samarinda.

Korban yang saat itu mengenakan atribut Persib diduga menjadi sasaran pengeroyokan hingga mengalami luka serius dan harus mendapatkan penanganan medis.

Akibat kejadian itu, korban dilarikan ke IGD RS Linggarjati karena mengalami luka-luka.

Sepeda motor yang dikendarainya dilaporkan ringsek dan rusak. Kasus ini kini dalam proses hukum dan ditangani aparat kepolisian setempat.

Kronologi Pengeroyokan

Insiden bermula ketika FN (15) pergi seorang diri untuk membeli bensin di SPBU Caracas, Kecamatan Cilimus, sekaligus membeli sayuran untuk kebutuhan rumah tangga setelah pulang mengaji.

Pada waktu yang sama, suasana di wilayah perbatasan Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon dilaporkan ramai oleh konvoi massa pascapertandingan Persib melawan Persija.

“Adik saya sepulang mengaji diminta untuk membeli bensin dan sayur-mayur. Setelah selesai mengisi bensin di pom bensin Caracas, adik saya berpapasan dengan sekelompok yang diduga suporter salah satu klub sepak bola,” tulis kakak korban Arini dan Arian, dikutip MPN Indonesia melalui Instagram @arianadipratama_ pada Selasa (12/5).

Pertandingan antara Persib dan Persija yang digelar di Samarinda berakhir dengan kemenangan Persib.

Saat melintas di sekitar Jalan Baru Lingkar Timur Kuningan, korban berpapasan dengan rombongan konvoi.

Tanpa adanya permasalahan sebelumnya, korban diduga langsung menjadi sasaran kekerasan.

Baca Juga:  Thom Haye Akui Dapat Ancaman Pembunuhan usai Bawa Persib Taklukkan Persija Jakarta

“Tanpa ada peringatan atau masalah sebelumnya, tiba-tiba adik saya ditendang hingga terjatuh dari motor. Setelah terjatuh, terjadi aksi pemukulan secara bersama-sama seperti yang terlihat pada video,” jelas kakak korban.

“Pada saat kejadian, kebetulan adik saya sedang mengenakan baju Persib, yang diduga menjadi salah satu pemicu terjadinya tindakan kekerasan tersebut,” lanjutnya.

Meski aksi pengeroyokan sempat dilerai oleh kepolisian yang berjaga di sekitar lokasi, korban tetap mengalami luka serius sehingga harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Linggarjati untuk mendapatkan penanganan medis.

Sepeda motor milik FN dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat insiden tersebut.

Proses Penanganan

Pihak keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cilimus.

Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut.

Pemerintah daerah menyatakan akan mengawal proses hukum yang sedang berjalan.

Proses hukum kasus penganiayaan ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polres Kuningan.

Pemerintah Kabupaten Kuningan meminta aparat kepolisian segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku yang terlibat dalam penganiayaan terhadap remaja tersebut.

Aparat keamanan juga diminta meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan massa.

(AKM/NID/RAD)

Trending