Connect with us

Berita

Tukang Cukur Bacok Pelanggan Karena Tak Terima Hasil Cukurannya Dikomplain

Seorang tukang cukur di Bahodopi melakukan pembacokan terhadap pelanggannya setelah tidak terima dengan komplain mengenai hasil potong rambut.

Adinda

Published

on

Tukang Cukur Bacok Pelanggan Karena Tak Terima Hasil Cukurannya Dikomplain
Tukang cukur bacok pelanggan. Gambar: Ilustrasi Canva

Sulawesi Tengah, MPN Indonesia 9 Agustus 2024 - Insiden mengejutkan terjadi di Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Kamis (8/8).

Seorang tukang cukur berinisial AW (44 tahun) melakukan aksi pembacokan terhadap pelanggannya, AG (29 tahun), setelah tidak terima atas komplain yang dilayangkan korban terkait hasil potong rambut.

Awal Mula Perselisihan

Menurut keterangan yang dihimpun dari pihak kepolisian, penganiayaan bermula dari perselisihan antara AW dan AG.

AG, yang merasa tidak puas dengan hasil potong rambutnya, menyampaikan keluhannya kepada AW di depan tempat cukur.

Namun, komplain ini tidak diterima dengan baik oleh AW, yang kemudian terlibat adu mulut dengan pelanggannya.

Situasi memanas hingga membuat warga sekitar harus turun tangan untuk melerai pertengkaran tersebut.

Meski sempat dilerai, kemarahan AW ternyata belum mereda. Setelah keributan itu, AW kembali ke dalam tempat cukurnya, namun tak lama kemudian muncul kembali dengan membawa sebilah parang.

Kapolres Morowali, AKBP Suprianto, menjelaskan bahwa AW kemudian menyerang AG dengan membabi buta, menyebabkan luka-luka serius pada tubuh korban.

“Penganiayaan ini dipicu oleh ketidakpuasan AW terhadap protes AG mengenai hasil potong rambutnya,” ungkap Suprianto.

Tindak Kekerasan dan Upaya Penyelamatan Korban

AG mengalami luka parah akibat serangan dari AW.

Setelah kejadian itu, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Pihak rumah sakit belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai kondisi korban pasca serangan, namun dipastikan bahwa AG membutuhkan perawatan intensif akibat luka yang dideritanya.

Setelah melakukan aksi pembacokan tersebut, AW langsung melarikan diri dari tempat kejadian.

Baca Juga:  Waduh! Polisi Bongkar 4.395 Obat Berbahaya Tanpa Izin Edar di Jagakarsa

Kapolres Morowali, AKBP Suprianto, menyatakan bahwa saat ini tim lapangan tengah melakukan pengejaran terhadap AW yang hingga kini masih dalam pelarian.

“Terduga pelaku setelah melakukan penganiayaan langsung kabur. Saat ini, tim lapangan masih mengejar AW untuk menangkapnya,” jelas Suprianto.

Penyidikan dan Peringatan Kepolisian

Pihak kepolisian Morowali saat ini masih dalam tahap penyelidikan untuk mengungkap secara rinci kronologi kejadian.

Hingga kini, belum ada informasi pasti terkait latar belakang lebih mendalam mengenai hubungan antara pelaku dan korban sebelum insiden pembacokan terjadi, selain ketidakpuasan AG terhadap hasil potong rambutnya.

Selain itu, AKBP Suprianto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Jatanras Polda Sulsel, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mengambil tindakan sendiri terkait kasus kriminal ini.

Kepolisian berjanji akan bekerja maksimal untuk segera menangkap AW dan memastikan pelaku dihukum sesuai dengan tindakannya.

“Kami akan terus bekerja untuk menangkap pelaku dan memastikan keadilan bagi korban,” tegas Suprianto dalam keterangannya.

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending