Connect with us

Berita

Kronologi Dua Karyawan di Sumut Tewas Diduga Keracunan Asap Genset saat Pemadaman Listrik

Dua karyawan toko aksesori ponsel di Batu Bara, Sumut, meninggal dunia diduga akibat keracunan asap genset saat blackout melanda Sumatera Utara.

Logompn

Published

on

Kronologi Dua Karyawan di Sumut Tewas Keracunan Asap Genset saat Pemadaman Listrik
Kronologi Dua Karyawan di Sumut Tewas Keracunan Asap Genset saat Pemadaman Listrik. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 25 Mei 2026 - Dua karyawan toko aksesori ponsel di Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, ditemukan meninggal dunia diduga akibat keracunan asap genset pada Sabtu (23/5).

Kapolsek Air Putih AKP Rahmad R. Hutagaol menyampaikan dua korban meninggal dunia bernama Adila dan Rahma, sementara dua lainnya masih menjalani perawatan.

“Yang meninggal dunia atas nama Adila dan Rahma. Sementara Dwi dan Riana masih mendapat perawatan di rumah sakit,” kata Rahmad dikutip MPN Indonesia melalui detikSumut pada Senin (25/5).

Kronologi Kejadian

Pemadaman listrik massal melanda seluruh Sumatra Utara sejak Jumat (22/5) pukul 18.44 WIB.

Gangguan tersebut berdampak terhadap aktivitas masyarakat, termasuk di wilayah Kabupaten Batu Bara.

Blackout terjadi akibat gangguan pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo – Sungai Rumbai di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, yang dipicu cuaca buruk dan memengaruhi sistem interkoneksi kelistrikan di Pulau Sumatra.

Dalam kondisi pemadaman listrik tersebut, genset di toko aksesori handphone dinyalakan untuk lampu penerangan.

Keesokan harinya pada Sabtu (23/5) rekan kerja korban datang untuk membuka toko.

“Saat itu, saksi Dinda Selvira Manalu datang untuk bekerja, namun toko masih dalam keadaan tertutup. Selanjutnya mencoba menghubungi melalui handphone salah seorang korban yang berada di dalam toko, tetapi tidak merespon,” kata Rahmad.

Dinda kemudian menghubungi pemilik toko Edo Setiawan.

Pengawas toko bersama warga mendobrak pintu ruko setelah tidak ada respons dari dalam.

“Pemilik toko kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk membuka pintu ruko secara paksa. Setelah berhasil dibuka, para korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri,” ujar Rahmad.

Saat pintu berhasil dibuka, empat orang ditemukan berada di dalam kamar.

Baca Juga:  Ngeri! Ledakan Tabung Gas 12 Kg di Cengkareng Hancurkan Rumah, Dua Orang Terluka Parah

“Setelah pintu berhasil dibuka, empat orang ditemukan berada di dalam kamar dalam kondisi mengenaskan. Dua korban ditemukan sudah meninggal dunia, sementara dua lainnya dalam kondisi pingsan,” ujarnya.

Proses Penanganan

Dua korban selamat segera dilarikan ke Rumah Sakit Bidadari Indrapura untuk mendapatkan penanganan medis.

“Empat korban ini asal Tebing Tinggi. Kondisi korban yang selamat sudah membaik berdasarkan keterangan dari dokter. Kasusnya masih didalami,” kata Rahmad.

Pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi untuk memastikan penyebab pasti kejadian dalam peristiwa di daerah tersebut.

Polisi menyatakan dugaan sementara mengarah pada keracunan asap genset yang digunakan selama pemadaman listrik dan penyelidikan masih berlangsung.

“Kondisi korban yang selamat saat ini sudah mulai membaik berdasarkan keterangan dari tim dokter. Kasusnya masih terus kami dalami,” pungkas Rahmad.

(AKM/NID/RAD)

Trending